<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5996699384978421553</id><updated>2012-02-16T11:21:32.499-08:00</updated><title type='text'>Bisnis Entrepreneur</title><subtitle type='html'>My blog is about how to be success from entrepreneur/wirausaha/UKM, bisnis/business ideas, motivator, internet (online)+affiliate+referral marketing &amp;amp; free bonus tips about business opportunity.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25'/><author><name>Lapislegitku</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>69</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5996699384978421553.post-1268998689848731244</id><published>2008-12-08T20:13:00.000-08:00</published><updated>2008-12-08T20:19:35.167-08:00</updated><title type='text'>Antam Makin Lahap Akuisisi Perusahaan Emas</title><content type='html'>SOURCE: http://economy.okezone.com/index.php/ReadStory/2007/12/05/21/66080/antam-makin-lahap-akuisisi-perusahaan-emas&lt;br /&gt;JAKARTA - PT Aneka Tambang Tbk (Antam) akan terus melakukan akuisisi terhadap perusahaan tambang emas. Hal itu terkait rencana jangka panjang perseroan untuk meningkatkan sokongan produksi emas dan bauksit ke perusahaan hingga 40 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, produksi tambang emas baru menyokong 10 persen dari total produksi tambang di Antam. Sedangkan bauksit hanya menyokong satu persen. Sisanya, adalah nikel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian disampaikan Direktur Pengembangan Antam Darma Ambiar dalam konfrensi pers di sela Investor Day, di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (5/11/2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini merupakan target perseroan hingga 2010, supaya kelangsungan perusahaan tidak terancam saat harga nikel tidak bagus," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, pihaknya akan terus melakukan pengembangan terhadap tambang emas, baik melalui akuisisi maupun organik. Selain itu, pihaknya juga akan terus menambah kepemilikan di Newmont Nusa Tenggara dari kepemilikan saat ini sekira 10 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga mengatakan, telah ada sederet perusahaan tambang emas yang siap diakuisisi. Namun, dia tidak mau menyebut nama-nama perusahaan yang siap diakuisisi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nanti keputusan akuisisi kuartal pertama tahun depan," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Direktur Keuangan Kurniadi Atmosasmito mengatakan, Antam saat ini memiliki kas sekira Rp4 triliun. Dana ini, sebagian bisa digunakan untuk akuisisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami juga telah memiliki komitmen pinjaman dari bank lokal sekira USD1 miliar untuk aksi korporasi itu," ungkapnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://tokomevy.com/catalog/index.php?ref=natalia_handoko@yahoo.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5996699384978421553-1268998689848731244?l=bisnisentrepreneur.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/feeds/1268998689848731244/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5996699384978421553&amp;postID=1268998689848731244' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/1268998689848731244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/1268998689848731244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/2008/12/antam-makin-lahap-akuisisi-perusahaan.html' title='Antam Makin Lahap Akuisisi Perusahaan Emas'/><author><name>Lapislegitku</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5996699384978421553.post-2516274777963909837</id><published>2008-11-20T20:07:00.000-08:00</published><updated>2008-11-20T20:12:26.706-08:00</updated><title type='text'>Paparan Publik Bakrie 'Panas'</title><content type='html'>Source: http://www.detikfinance.com&lt;br /&gt;Indro Bagus SU - detikFinance&lt;br /&gt;Jakarta - Paparan publik PT Bakrie &amp; Brothers Tbk (BNBR) berlangsung panas. Peserta paparan publik sekitar 100 orang menekan grup Bakrie agar memberikan kejelasan seputar aksi korporasinya dengan segamblang-gamblangnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paparan publik yang berlangsung di Wisma Bakrie 2, Kuningan Jakarta, Senin (17/11/2008) pun akhirnya berlangsung panas. Manajemen BNBR terlibat adu argumen dengan para peserta paparan publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu yang cukup 'panas' adalah yang disampaikan peserta paparan publik bernama Gunawan. Ia beradu argumen dengan nada tinggi dengan Dirut BNBR Nalinkant A Rathod. Ada ketidakseimbangan dalam pencatatan neraca BNBR terkait aksi rights issue. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Presdir BNBR itu menegaskan, pencatatan telah dilakukan dengan metode akuntansi bersatandar internasional dan dapat diuji keabsahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita nggak mungkin mencatatkan akuntansi yang ilegal. Kami bukan perusahaan seperti itu, semuanya sangat terbuka. Kalau Anda masih butuh penjelasan, nanti bisa saya tunjukkan data detailnya di luar paparan ini," jelas Nalinkant.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para peserta umumnya 'menyerang' grup Bakrie agar memberikan informasi sejelas-jelasnya terutama terkait repo. Sayangnya, grup Bakrie tidak mau menjelaskan repo di luar kewajiban grup. Seorang peserta paparan publik menanyakan, ada kabar selain repo US$ 1,2 miliar, masih ada repo saham BUMI US$ 600 juta lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peserta tersebut meminta grup Bakrie menjelaskan mengenai kabar tersebut. Namun Presdir BNBR Nalinkant, kewajiban yang menjadi kewajiban BNBR hanyalah kepada yang 10 insitusi senilai US$ 1,2 miliar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sisanya bukan kewajiban kami karena tidak dilakukan oleh kami. Kami tidak bisa bertanggung jawab pada hal-hal yang bukan kami lakukan," tambah Nalinkant.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paparan publik yang berlangsung dari pukul 14.30 hingga 16.00 WIB itu dibanjiri oleh pertanyaan sehingga manajemen kewalahan memberikan jawaban. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para peserta paparan publik masih tak puas dengan hasil paparan publik. Sementara manajemen BNBR langsung keluar melalui pintu yang tidak dapat diakses oleh publik sehingga tidak bisa ditanya lebih lanjut. &lt;br /&gt;(qom/ir)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://tokomevy.com/catalog/index.php?ref=natalia_handoko@yahoo.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5996699384978421553-2516274777963909837?l=bisnisentrepreneur.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/feeds/2516274777963909837/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5996699384978421553&amp;postID=2516274777963909837' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/2516274777963909837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/2516274777963909837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/2008/11/paparan-publik-bakrie-panas.html' title='Paparan Publik Bakrie &apos;Panas&apos;'/><author><name>Lapislegitku</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5996699384978421553.post-1380679688168123152</id><published>2008-11-17T02:13:00.000-08:00</published><updated>2008-11-17T02:15:57.490-08:00</updated><title type='text'>Dapat Info dari Obrolan, Erick Sebarkan Rumor Tanpa Sengaja</title><content type='html'>SOURCE: http://www.detikfinance.com/read/2008/11/17/160659/1038372/6/dapat-info-dari-obrolan-erick-sebarkan-rumor-tanpa-sengaja&lt;br /&gt;Angga Aliya ZRF - detikFinance&lt;br /&gt;Jakarta - Teka teki rumor tentang kesulitan likuiditas yang dialami perbankan mulai terkuak. Tersangka Erick J Ardiansjah yang merupakan pegawai PT Bahana Securities mengaku mendapat rumor itu dari obrolan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendapatkan rumor itu, Erick pun menyebarkannya melalui email ke 20-30 nasabah pada Kamis malam. Namun email itu buru-buru diklarifikasinya pada Jumat pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pengacara Erick, Augustinus Hutajulu, tidak ada unsur kesengajaan dalam tindakan Erick ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini bukan unsur kesengajaan. Kalau sengaja sudah dikirimkan ke semua klien," katanya dalam keterangan pers di Graha Niaga, Jakarta, Senin (17/11/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski mengaku mendapat informasi itu dari obrolan lisan sesama teman, hingga kini Erick masih mencoba mengingat-ngingat siapa saja lawan bicaranya saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Erick bekerja di sektor pasar modal sejak pertengahan 2003 sampai akhirnya bergabung di Bahana pada September 2007. Kini ia tersandung masalah karena menjadi tersangka penyebaran rumor kesulitan likuiditas sejumlah perbankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(lih/qom)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://tokomevy.com/catalog/index.php?ref=natalia_handoko@yahoo.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5996699384978421553-1380679688168123152?l=bisnisentrepreneur.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/feeds/1380679688168123152/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5996699384978421553&amp;postID=1380679688168123152' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/1380679688168123152'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/1380679688168123152'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/2008/11/dapat-info-dari-obrolan-erick-sebarkan.html' title='Dapat Info dari Obrolan, Erick Sebarkan Rumor Tanpa Sengaja'/><author><name>Lapislegitku</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5996699384978421553.post-687833706886778693</id><published>2008-11-06T19:56:00.000-08:00</published><updated>2008-11-06T20:04:48.166-08:00</updated><title type='text'>Siap-siap Borong Saham Bakrie</title><content type='html'>SOURCE://www.inilah.com&lt;br /&gt;By:Wahid Ma'ruf&lt;br /&gt;INILAH.COM, Jakarta - Fundamental perusahaan Bakrie &amp; Brothers (BNBR) beserta anak perusahaannya selama ini cukup kuat dan bagus. Yang menjadi masalah belakangan ini hanya pada soal repo saham yang menjadi beban. &lt;br /&gt;Menurut Direktur Batavia Prosperindo Sekuritas, Josep Ginting, kalau sudah terjadi transakasi saham untuk menyelesaikan kewajibannya, maka layak saham-saham kelompok Bakrie untuk dikoleksi. &lt;br /&gt;"Investor kan melihat ada masalah dengan repo sahamnya. Kalau sudah ada corporate action transaksi saham untuk membayar utang dan kalau suspensi sahamnya dibuka, akan kembali positif," katanya kepada INILAH.COM, Minggu (2/11).&lt;br /&gt;Mengenai transaksi penjualan 35% saham PT Bumi Resources (BUMI) senilai US$ 1,3 miliar kepada Northstar Pacific, menurut Josep, merupakan nilai yang wajar. &lt;br /&gt;Ia menilai wajar karena transaksinya dilakukan di luar bursa atau kepada investor strategis. &lt;br /&gt;Calon pembeli biasanya tidak mengacu pada level sebelum disuspensi oleh BEI, tetapi kemampuan pihak Bakrie &amp; Brothers melakukan negosiasi dengan pihak Northstar. &lt;br /&gt;"Namun fundamental perusahaan menjadi andalan dalam transaksi tersebut," ujarnya.[Tra]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://tokomevy.com/catalog/index.php?ref=natalia_handoko@yahoo.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5996699384978421553-687833706886778693?l=bisnisentrepreneur.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/feeds/687833706886778693/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5996699384978421553&amp;postID=687833706886778693' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/687833706886778693'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/687833706886778693'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/2008/11/siap-siap-borong-saham-bakrie.html' title='Siap-siap Borong Saham Bakrie'/><author><name>Lapislegitku</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5996699384978421553.post-7235484168699474041</id><published>2008-11-02T20:55:00.000-08:00</published><updated>2008-11-02T20:59:49.230-08:00</updated><title type='text'>Kalau Ingin Kaya, Ngapain Sekolah ?</title><content type='html'>Source://www.freewebs.com&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Purdi E Chandra lahir di Lampung 9 September 1959. Secara "tak resmi" Purdi sudah mulai berbisnis sejak ia masih duduk di bangku SMP di Lampung, yakni ketika dirinya beternak ayam dan bebek, dan kemudian menjual telurnya di pasar.&lt;br /&gt;Bisnis "resminya" sendiri dimulai pada 10 Maret 1982, yakni ketika ia bersama teman-temannya mendirikan Lembaga Bimbingan Test Primagama (kemudian menjadi bimbingan belajar). Waktu mendirikan bisnisnya tersebut Purdi masih tercatat sebagai mahasiswa di 4 fakultas dari 2 Perguruan Tinggi Negeri di Yogyakarta. Namun karena merasa "tidak mendapat apa-apa" ia nekad meninggalkan dunia pendidikan untuk menggeluti dunia bisnis.&lt;br /&gt;Dengan "jatuh bangun" Purdi menjalankan Primagama. Dari semula hanya 1 outlet dengan hanya 2 murid, Primagama sedikit demi sedikit berkembang. Kini murid Primagama sudah menjadi lebih dari 100 ribu orang per-tahun, dengan ratusan outlet di ratusan kota di Indonesia. Karena perkembangan itu Primagama ahirnya dikukuhkan sebagai Bimbingan Belajar Terbesar di Indonesia oleh MURI (Museum Rekor Indonesia).&lt;br /&gt;Mengenai bisnisnya, Purdi mengaku banyak belajar dari ibunya. Sementara untuk masalah kepemimpinan dan organisasi, sang ayahlah yang lebih banyak memberi bimbingan dan arahan. Bekal dari kedua orang tua Purdi tersebut semakin lengkap dengan dukungan penuh sang Istri Triningsih Kusuma Astuti dan kedua putranya Fesha maupun Zidan. Pada awal-awal berdirinya Primagama, Purdi selalu ditemani sang istri untuk berkeliling kota di seluruh Indonesia membuka cabang-cabang Primagama. Dan atas bantuan istrinya pula usaha tersebut makin berkembang. &lt;br /&gt;Kini Primagama sudah menjadi Holding Company yang membawahi lebih dari 20 anak perusahaan yang bergerak di berbagai bidang seperti: Pendidikan Formal, Pendidikan Non-Formal, Telekomunikasi, Biro Perjalanan, Rumah Makan, Supermarket, Asuransi, Meubelair, Lapangan Golf dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;Walaupun kesibukannya sebagai entrepreneur sangat tinggi, namun jiwa organisatoris Purdi tetap disalurkan di berbagai organisasi. Tercatat Purdi pernah menjabat sebagai Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) cabang Yogyakarta dan pengurus Kamar Dagang dan Industri Daerah (Kadinda) DIY. Selain itu Purdi pernah juga tercatat sebagai anggota MPR RI Utusan Daerah DIY. (sumber : www.purdiechandra.com)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Wawancara dengan Majalah BERWIRAUSAHA 22-09-200&lt;br /&gt;Untuk jadi seorang entrepreneur sejati, tidak perlu IP tinggi, ijazah, apalagi modal uang. "Saat yang tepat itu justru saat kita tidak punya apa-apa. Pakai ilmu street smart saja," ungkap Purdi E Chandra, Dirut Yayasan Primagama. &lt;br /&gt;Menurutnya, kemampuan otak kanan yang kreatif dan inovatif saja sudah memadai. Banyak orang ragu berbisnis cuma gara-gara terlalu pintar. Sebaliknya, orang yang oleh guru-guru formal dianggap bodoh karena nilainya jelek, justru melejit jadi wirausahawan sukses.&lt;br /&gt;"Masalahnya jika orang terlalu tahu risikonya, terlalu banyak berhitung, dia malah tidak akan berani buka usaha," tambah 'konglomerat bimbingan tes' itu. &lt;br /&gt;Purdi yang lahir di Lampung 9 September 1959 memang jadi model wirausaha jalanan, plus modal nekad. la tinggalkan kuliahnya di empat fakultas di UGM dan IKIP Yogyakarta. Lalu dengan modal Rp.300 ribu ia dirikan lembaga bimbingan tes Primagama 10 Maret 1982 di Yogyakarta. Sebuah peluang bisnis potensial yang kala itu tidak banyak dilirik orang. la sukses membuat Primagama beromset hampir 70 milyar per tahun, dengan 200 outlet di lebih dari 106 kota. la dirikan IMKI, Restoran Sari Reja, Promarket, AMIKOM, Entrepreneur University, dan terakhir Sekolah Tinggi Psikologi di Yogyakarta. Grup Primagama pun merambah bidang radio,penerbitan, jasa wisata, ritel, dll. Semua diawalkan dari keberanian mengambil risiko. Kini Purdi lebih banyak lagi 'berdakwah' tentang entrepreneurship. Bagi Purdi, entrepreneur sukses pastilah bisa menciptakan banyak lapangan kerja. Namun, itu saja tidak cukup berarti bagi bangsa ini. "Saya memimpikan bisa melahirkan banyak lagi pengusaha-pengusaha. Dengan demikian, makin banyak pula lapangan kerja diciptakan. Itulah Mega Entrepreneur," ungkap Purdi kepada Edy Zaqeus dan David S. Simatupang dari Majalah BERWIRAUSAHA. &lt;br /&gt;Berikut petikan wawancara yang berlangsung di kantor cabang Primagama Jakarta. &lt;br /&gt;Bagaimana semangat wirausaha masyarakat kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin begini. Salahnya pendidikan kita itu, kebanyakan orang lulus sarjana baru cari kerja. Jadi pengusaha itu mungkin malah orang-orang yang kepepet. Yang tidak diterima di mana-mana, baru dia sadar dan bikin usaha sendiri. Mestinya, kesadaran seperti ini bisa untuk orang-orang yang tidak kepepet. Alasannya, kalau mau usaha harus ada modal, punya ketrampilan. Padahal tidak harus begitu. Saat yang tepat itu justru saat kita tidak punya apa-apa. Ibaratnya kalau kita punya ijazah pun, tidak usah dipikirin. Saya dulu tak tergantung dengan selembar kertas itu. Sekarang mau dijaminkan di bank juga tidak bisa. Hanya buat senang-senang saja kalau sudah sarjana.&lt;br /&gt;Memang saya lihat pendidikan kita itu dari otak kiri saja. Padahal kalau kita garap yang kanan, porsinya banyak, maka otomatis otak kirinya naik. Tapi kalau kita banyakin kiri, kanan ndak ikut naik. Kanan itu adalah praktek. Saya bilang street smart. &lt;br /&gt;Cerdas di lapangan, di jalanan. Orang yang akademik, sekolahnya pintar, IP atau nilai tinggi, dia tidak berani menentang teori. Jadi robotlah. Kalau di situ jadi topeng monyet. Dia tidak berani membuat kreasi sendiri. Padahal hidup dia itu bukan di masa lalu. Hidup dia itu kan di masa datang, dan itu serba berubah cepat. Tidak ada yang sama dengan teori yang dia pelajari. Teori itu kan hasil temuan. Kenapa kita tidak bisa menemukan sendiri? Saya punya contoh, manajemen di Primagama, yang tidak ada di teori. Kalau pun ada di teori pasti disalah-salahkan.&lt;br /&gt;Apa itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Primagama, suami-istri bekerja dalam satu kantor itu malah kita anjurkan. Di lain tempat dan di teori itu ndak boleh! Tapi saya praktekkan, ternyata jalan, bagus. Saya melihat, mereka masing-masing bisa saling mengontrol. Maka, menantang teori itu yang utama. Saya malah bisa menaikkan omset Primagama 60%. &lt;br /&gt;Contohnya lagi, iklan Primagama yang pakai aktor Rano Karno. Menurut orang kampus, dan pernah dibahas di sana, itu ndak bener! Menurut teori ndak benar. Tapi nyatanya, bagus hasilnya? Saya dulu pernah pakai Sarlito (pakar psikologi dan pendidikan:rec), malah ndak ada hasilnya, walau dia doktor atau apa. Jadi street smart itu... &lt;br /&gt;Apa artinya street smart?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerdas di jalanan. Ada academic smart atau school smart. Tapi street smart itu cerdas dengan praktek. Jadi begini, kalau kita punya pengetahuan dengan benar, pengetahuan itu kan akademik. Kita tidak strong, gugur! Kita tidak akan bisa. Kita tidak akan bisa benar. Waktu SD itu ada bacaan-bacaan begini; "Ibu pergi ke pasar membeli sayur." Kok tidak yang menjual sayur saja? &lt;br /&gt;Kok kata-katanya selalu membeli, bukan menjual? Teryata setelah saya urut-urut, yang nulis itu guru. Coba kalau isinya diubah menjadi menjual, itu akan lain.&lt;br /&gt;Kenapa tertarik menonjolkan sisi menjualnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau saya bertransaksi, itu nilai tambah. Dalam transaksi, duit paling banyak itu kan pengusahanya? Dan paling banyak milik pengusaha. Coba kalau misalnya yang satu membeli saja. Akan terbatas transaksinya. Sehingga kalau memang harus banyak pengusahanya, ya untuk menjual.&lt;br /&gt;Setuju dengan pemikiran Kiyosaki "If you want to be rich and happy, don't go to school" ?&lt;br /&gt;Kalau saya if you want to be rich and happy, ya.... Kalau ingin kaya, ngapain sekolah? Kalau di sekolah tidak akan happy dan kaya. Pendidikan kita tidak bikin happy, malah bikin stres anak. Porsi mainnya kurang. Sejak Taman Kanak-kanak sudah dipaksa main otak kiri. Mungkin itu karena dari mentrinya sampai orang-orang tuanya itu otak kiri semua, kan? Dikatakan figur yang bagus itu yang profesor, yang doktor. Padahal kalau kita pilah, yang pintar sekolah memang jadi dosen, jadi dokter. Yang sedang-sedang saja jadi manajer. Tapi yang bodo-bodo sekolahnya malah jadi pengusaha. Penelitian di Harvard begitu. Penyikapan guru terhadap anak yang bodo kok divonis tidak punya masa depan? Mungkin dia berani, kreatif, bisa menemukan apa yang tidak ditemukan oleh anak-anak pintar. &lt;br /&gt;Nah, pendidikan kita itu semua mau dijadikan ilmuwan. Seolah ngejar otak kiri saja, ngejar school smart saja. &lt;br /&gt;Apa yang harus dilakukan untuk membongkar sistem seperti itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang berat karena dari dulu juga begitu. Maka harus lewat luar, kegiatan-kegiatan ekstra. Maka saya usulkan pendidikan kita dibuat dua sistem; sistem ijazah dan sistem tanpa ijazah. Kalau sekolah tanpa ijazah, orang akan cenderung cari ketrampilan dari praktek yang kelihatan. Yang pakai ijazah untuk yang mau jadi dosen, jadi dokter, jadi ilmuwan. Kalau pelajaran kimia yang pakai ijazah, ya ilmuwan itulah. Kalau kimia yang tidak pakai ijazah, pilihannya ya bikin deterjen, bikin sirup, bikin apa saja yang ada manfaatnya. Kalau semua harus belajar kimia, padahal kita tidak tertarik, berarti dipaksa dan tidak happy jadi nya.&lt;br /&gt;Kalau di tataran konseptual, apa yang mesti dilakukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kira Dikbud itu merasa bahwa yang menentukan masa depan Indonesia itu dia. Bikin kurikulum, walaupun sumbernya dari masyarakat, tapi sering terlambat. Kurikulum tahun lalu baru dipakai sekarang. Lebih cepat di luar, kan? Maka kalau saya, pendidikan itu tidak usah diatur. Perguruan Tinggi siapa pun boleh bikin. Dan itu masyarakat yang menilai. Hukum pasar! Titel MBA atau apa dilarang, kenapa? Alamiah aja. Nanti kalau kebanjiran itu orang ndak mau pakai, kan ndak masalah? Kalau banyak manajer belajar ilmu untuk mendapatkan MBA, itu kan bagus? Dalam pendidikan itu sebenarnya mereka dagang. &lt;br /&gt;Kalau model-model pendidikan itu masyarakat yang mengembangkan, mungkin baru bagus. Karena pas dengan zaman itu. Misalnya Mc Donald mau bikin Universitas Mc Donald, kenapa tidak?&lt;br /&gt;Bagaimana dengan Entrepreneur University yang Anda dirikan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai entrepreneur, saya punya visi Mega Entrepreneur. Artinya bagaimana seorang pengusaha bisa menciptakan pengusaha lainnya. Kalau pengusaha bisa menciptakan lapangan kerja, itu sudah biasa. Yang saya kejar adalah bagaimana saya bisa menciptakan banyak pengusaha. Dulu visi saya memang menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya. Kalau seperti itu kan lama. Mungkin hanya ribuan lapangan kerja. Tapi kalau bisa menciptakan banyak pengusaha, lapangan kerja yang tercipta lebih banyak lagi.&lt;br /&gt;Karyawan saya pun saya usahakan bisa jadi pengusaha. Kayak manajer-manajer saya, semua sudah punya usaha di luar. Saya ditentang oleh Renald Kasali. Katanya menurut teori itu tidak bisa. 'Orang kerja kok diajak merangkap jadi pengusaha, itu ndak bisa!'. Saya praktekkan ternyata bisa. Manajer saya punya perusahaan mebel.&lt;br /&gt;Menurut Kiyosaki, di sini dia sebagai employee, di luar dia sebagai business owner karena yang mengelola orang lain. Ada manajer saya yang buka bengkel motor. Sopir saya punya kenteng mobil. Sopir saya yang lain punya bisnis jual bell handphone. &lt;br /&gt;Karyawan-karyawan itu mau jadi manajer semua ? ndak mungkin kan... &lt;br /&gt;Harapan paling besar saya, ya mereka jadi pengusaha.&lt;br /&gt;Sejak kapan Entrepreneur University berjalan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entrepreneur University (EU) berjalan baru setahun. Sebelumnya kita sudah sering adakan pelatihan di mana-mana. Tapi cuma beberapa hari, lalu selesai tidak ada follow up. Sekarang lebih jelas, kita ada follow up. Misalnya kita adakan tiga bulan, setelah itu ada klub entrepreneur. Yang itu bisa dilakukan lewat internet, pertemuan-pertemuan, dan juga konsultasi seperti tadi. Di EU diutamakan yang indeks prestasinya (IP) rendah. Memang pernah ada yang protes, orang mau masuk tapi IP-nya tinggi, dia jadi minder. Tapi memang saya lebih mudah mengajar orang yang tidak pintar. Kalau otak kiri sudah kuat, susah berubahnya. &lt;br /&gt;Misalnya dia kuliah di akuntansi, yang feasible tidak feasible, udah, ndak berani-berani dia. Usaha itu bukan perhitungan sebelumnya. Hitungan yang terjadi, itulah usaha. Banyak yang terjadi kita tidak tahu dan tidak kita pikirkan sebelumnya. Saya di Primagama dulu kalau dipikir tidak rasional. Modal saya cuma Rp.300 ribu saja. Sekarang asetnya sudah hampir Rp.100 milyar, kan? &lt;br /&gt;Rasionalnya di mana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi seorang direksi bank yang ingin membuat usaha. Seperti dia, dihitung-hitung terus, selalu tidak positif. Akhirnya tidak berani buka usaha. Saya bilang, "Jangan dihitung terus!" Usaha itu dibuka, baru dihitung. Ini street smart. Kalau dihitung baru dibuka, ndak akan buka-buka usaha. Makanya, yang membuat orang takut itu bukan sisi gelap, tapi justru sisi terang. Karena terang itu tahu hitung-hitungannya, tahu risikonya gedhe, jadi takut. Kalau gelap, tidak tahu apa-apa, usaha itu tidak takut. Dihitung atau tidak dihitung itu sama saja kok. &lt;br /&gt;Padahal entrepreneur harus berani ambil risiko...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah, ambil risiko itu berarti harus gelap. Maksudnya jangan terlalu banyak tahu. Setelah jalan, kita pakai ilmu street smart tadi. Street smart itu yang melahirkan kecerdasan entrepreneur yang dibutuhkan untuk pemula usaha. Isi kecerdasan entrepreneur itu ya kecerdasan emosional, spiritual, dan basisnya di otak kanan.&lt;br /&gt;Bagaimana cara Anda merealisasikan gagasan Mega Entrepreneur?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EU ini saya yang buka dan pelatihannya saya yang mengajar sendiri. Saya bukan cari untunglah, tapi semacam aktulisasilah buat saya. Karena saya ingin jadi Mega Entrepreneur tadi. Sehingga saya bela-belain, ndak harus untung. Kalau nombokpun saya mau untuk memberikan dakwah tentang entrepreneurship ini. Itu yang saya lakukan, dan sudah dua angkatan EU di lima kota. Perkembangan pesertanya cukup positif. Yang sama sekali tidak berani berusaha, kini jadi berani.&lt;br /&gt;Bagaimana tren kewirausahaan ke depan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kira itu suatu keharusan. Kalau negara ini mau maju, harus banyak pengusahanya. Kita belum ada kementrian yang khusus mengurusi wirausaha. Di Indonesia banyak bisnis yang bisa dikembangkan menjadi franchise dan tidak harus yang mahal. Di Malaysia sudah ada kementriannya, dan mentrinya mendorong mereka yang mau usaha franchise dsb.&lt;br /&gt;Bagaimana entrepreneur yang ideal itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukuran ideal saya adalah dari banyaknya lapangan kerja yang diciptakan. Pengusaha yang bisa melahirkan pengusaha-pengusaha baru. Bisnisnya kalau bisa yang baik-baiklah. Saya suka mengurusi bisnis yang langsung ke pasar. Yang menilai dan menentukan bisnis saya ya pasar. Saya ndak model dengan bisnis lobi-lobi yang harus berhubungan dengan pemerintah.&lt;br /&gt;Pernah mengalami pencerahan selama menjadi entrepreneur?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mengembangkan sisi spiritual melalui dzikir atau meditasi. Bisnis itu, kalau bisa ya melibatkan yang "di atas". Tidak bisa berjalan dengan diri kita sendiri. Maka saya kembangkan kecerdasan spiritual. Kalau menggunakan intuisi saja, hanya bisa menunjukkan sesuatu tujuan itu seperti apa.... Tapi kalau dzikir, melibatkan Tuhan, kuncinya justru membuat tujuan itu terjadi. &lt;br /&gt;Misalnya diramal orang kita tidak hoki. Dengan dzikir itu bisa jadi hoki. Yang tidak baik jadi baik. Arah negatif bisa jadi positif. Maka, menantang teori itu yang utama! Makanya, yang membuat orang takut itu bukan sisi gelap, tapi justru sisi terang. &lt;br /&gt;Bangkit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wujudkanlah mimpi anda, kembangkanlah “penglihatan pemikiran” yang selama ini terpendam, berikanlah arti pada hidup yang anda cintai ini. Semuanya berawal dari sebuah impian. Dunia dengan segala isinya diciptakan Tuhan dari "impian-Nya". &lt;br /&gt;Kisah-kisah keberhasilan para tokoh yang berhasil mengubah dunia, bermula dari mimpi, seperti apa yang dilakukan Galiileo, Thomas Alva Edison, Einstein, dan lain-lain. Bangunan-bangunan besar seperti candi dan piramid juga dimulai dari impian. Bahkan, majalah ini hingga akhirnya sampai ke tangan pembaca, juga diawali dari impian. Bila demikian, tampaknya segala sesuatu sangatlah mungkin untuk diwujudkan. Masalahnya adalah kebanyakan orang telah membuang jauh-jauh mimpi mereka ke tempat sampah, atau merasa bahwa mimpi mereka merupakan hal yang mustahil. Padahal, hampir semua mimpi bisa diwujudkan dengan sedikit kecerdikan, sedikit keberanian serta dukungan emosional. &lt;br /&gt;Sebagai ilustrasi, pertengahan tahun 70-an Bill Gates bermimpi bahwa komputer akan tersedia di setiap rumah pada suatu masa nanti; Akio Morita bermimpi is bisa mendengarkan musik favoritnya sambil main tenis, tanpa harus mengganggu tetangga kiri-kanan; atau Sosrodjoyo yang bermimpi nantinya orang-orang akan memilih teh botol bikinan pabrik daripada repot-repot menyeduhnya di rumah.&lt;br /&gt;Tetapi perlu kiranya dibedakan antara "mendambakan" dan "memimpikan". Mendambakan bersifat pasif dan menunggu, hanya merupakan selingan iseng tanpa otak, tanpa upaya untuk mewujudkannya. Sedang memimpikan bersifat aktif dan berani mengambil inisiatif. la didukung oleh rencana dan tindakan untuk membuahkan hasil.&lt;br /&gt;Tokoh-tokoh yang disebut di atas adalah contoh perbuatan memimpikan. Mereka tidak sekadar beranganangan, melainkan berupaya keras mewujudkan impiannya. Microsoft, Sony, dan Teh Sosro adalah hasil nyata dari mimpi-mimpi mereka.&lt;br /&gt;Singkatnya, penglihatan pikiran membuka pintu untuk mewujudkan impian kita. Namun begitu pintu tersebut terbuka, harus ada tindakan nyata berupa: disiplin, kebulatan tekad, kesabaran, dan ketekunan bila kita ingin membuat impian tersebut menjadi kenyataan.&lt;br /&gt;Penglihatan Pikiran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hakikatnya setiap insan memiliki dua jenis penglihatan: penglihatan mata dan penglihatan pikiran. Penglihatan mata adalah apa yang kita lihat ada secara fisik di sekeliling kita, misalnya: mobil, gunung, pulpen atau teman-teman kita. Sebaliknya, penglihatan pikiran adalah sebuah kekuatan untuk melihat bukan apa yang ada secara fisik, tetapi apa yang bisa ada setelah intelegensia manusia diterapkan. Penglihatan pikiran adalah kekuatan untuk bermimpi.&lt;br /&gt;Dr. David Schwartch, dalam The Magic of Thinking Success, yakin bahwa perasaan kita yang paling tak ternilai harganya adalah penglihatan pikiran. Penglihatan tersebut membentuk gambaran masa depan yang kita harapkan, rumah yang kita idamkan, hubungan keluarga yang kita dambakan, liburan yang akan kita ambil, atau penghasilan yang akan kita nikmati kelak  (sumber : www.purdiechandra.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://tokomevy.com/catalog/index.php?ref=natalia_handoko@yahoo.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5996699384978421553-7235484168699474041?l=bisnisentrepreneur.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/feeds/7235484168699474041/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5996699384978421553&amp;postID=7235484168699474041' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/7235484168699474041'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/7235484168699474041'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/2008/11/kalau-ingin-kaya-ngapain-sekolah.html' title='Kalau Ingin Kaya, Ngapain Sekolah ?'/><author><name>Lapislegitku</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5996699384978421553.post-4569385273493197985</id><published>2008-10-30T21:22:00.000-07:00</published><updated>2008-10-30T21:35:10.896-07:00</updated><title type='text'>"Menabrak" Kebiasaan, Langkah Sukses Teh Botol Sosro</title><content type='html'>Oleh:M. T. Assyaukani&lt;br /&gt;SOURCE://www.ghabo.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Apa pun makanannya, Teh Botol minumannya…” Pesan iklan ini tidak berlebihan.  sebab memang begitulah faktanya. Teh botol yang dibangun oleh almarhum Sosrodjojo pada tahun 1940-an di Slawi, Jateng, telah  menjadi raja minuman dalam botol di Indonesia. Apa resep di balik kesuksesan ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minum teh dalam botol, apalagi yang dingin, menabrak kelaziman atau di luar kebiasaan. Umumnya, orang  minum teh diseduh dalam cangkir atau gelas, Air yang dituangkannya pun panas. Tetapi Sosrodjojo “melawan” kebiasaan itu. Dan kini, banyak orang suka minum teh dalam kemasan yang dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teh Botol (meski kini sudah hadir dalam kemasan kotak)  telah menggeser minuman-minuman dalam botol yang lebih dulu terkenal seperti Coca Cola, Pepsi dan sejenis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merek Sosro  merupakan singkatan dari nama keluarga Sosrodjojo yang merintis usaha Teh Wangi Melati pada tahun 1940 di  Slawi,   Teh Wangi Melati   yang  diperkenalkan  pertama  kali  itu  bermerek Cap Botol&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 1965, teh Cap Botol  mulai diperkenalkan di Jakarta. Waktu itu, teknik mempromosikan  te Cap Botol  dengan  strategi Promosi Cicip Rasa, yakni secara rutin beberapa staf yang dikoordinir oleh Soetjipto Sosrodjojo mendatangi  sejumlah  tempat keramaian . Mereka menggunakan mobil dan alat-alat propaganda seperti memutar lagu-lagu untuk menarik perhatian dan mengumpulkan penonton. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penonton  dibagikan secara cuma-cuma contoh merek Cap Botol (sekarang disebut teknik Sampling). Di tempat tersebut, beberapa staf  mendemokan cara menyeduh Cap Botol  yang untuk kemudian dibagikan kepada penonton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik merebus teh langsung di tempat keramaian ternyata membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga menimbulkan kendala. Penonton yang sudah berkumpul menjadi tidak sabar dan banyak yang meninggalkan arena demo sebelum sempat mencicipi seduhan teh tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menanggulangi kendala tersebut, teh  diseduh terlebih dahulu di kantor dan dimasukkan ke dalam panci untuk kemudian dibawa menuju tempat keramaian. Namun ternyata teknik yang kedua ini juga masih mengalami kendala, yaitu air teh yang dibawa dalam panci banyak yang tertumpah sewaktu dalam perjalanan karena kondisi kendaraan dan jalan-jalan di Jakarta masih belum baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya ditempuh cara lain, yaitu air teh yang telah diseduh dikantor kemudian ditaruh didalam botol-botol bekas limun/kecap yang telah dibersihkan terlebih dahulu untuk selanjutnya dibawa ketempat tempat kegiatan promosi Cicip Rasa berlangsung. Ternyata cara yang ketiga ini berjalan baik dan terus di pakai selama bertahun tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bertahun-tahun dilakukan teknik promosi Cicip Rasa, akhirnya pada tahun 1969 muncul gagasan menjual air teh siap minum dalam kemasan botol dengan merek Teh Botol Sosro. Merek tersebut dipakai untuk mendompleng merek Teh seduh Cap Botol yang sudah lebih dulu populer dan mengambil bagian dari nama belakang keluarga Sosrodjojo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pada tahun 1974,  didirikan PT. Sinar Sosro di kawasan Ujung Menteng dan  desain botol Teh Botol Sosro berubah dan bertahan sampai sekarang. Pabrik tersebut, merupakan pabrik teh siap minum dalam kemasan botol pertama di Indonesia dan pertama di Dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sebuah pabrik kecil di Slawi, PT Sinar Sosro kini memiliki sejumlah perkebunan the di Garut seluas 455 hektar, Tasikmalaya 732 hektar, dan  Cianjur 400 hektar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sosro memiliki beberapa pabrik yang tersebar dipulau Jawa dan Sumatera, yaitu : di Cakung (Jakarta), Pandeglang (Jawa Barat), Ungaran  (Jawa Tengah),  Surabaya (Jawa Timur) dan Medan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pabrik peracikan Teh Wangi Melati di Slawi, Pabrik Kemasan Tetra, Kaleng dan Air Mineral berada di Bekasi. Pabrik yang masih dalam tahap perencanaan dan pembangunan berada di Cibitung, dan Gianyar (Bali)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://tokomevy.com/catalog/index.php?ref=natalia_handoko@yahoo.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5996699384978421553-4569385273493197985?l=bisnisentrepreneur.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/feeds/4569385273493197985/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5996699384978421553&amp;postID=4569385273493197985' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/4569385273493197985'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/4569385273493197985'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/2008/10/menabrak-kebiasaan-langkah-sukses-teh.html' title='&quot;Menabrak&quot; Kebiasaan, Langkah Sukses Teh Botol Sosro'/><author><name>Lapislegitku</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5996699384978421553.post-1700511889094421564</id><published>2008-10-29T20:56:00.000-07:00</published><updated>2008-10-29T20:59:37.936-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>SOURCE: http://www.freewebs.com&lt;br /&gt;Ken Sudarto : Legenda Periklanan Indonesia&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dia tokoh periklanan Indonesia. Bahkan pantas digelari legenda hidup periklanan Indonesia. Ken, panggilan akrab Kenneth Tjahjady Sudarto, salah seorang perintis periklanan Indonesia. Pendiri Matari Advertising, ini memulai usahanya dari garasi di kawasan Cideng sampai memiliki gedung megah Puri Matari di segitiga emas Kuningan. &lt;br /&gt;Pria kelahiran Kebumen, Jawa Tengah, 16 Maret 1942, ini meninggal dunia di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura, pukul 06.06, 5 November 2005.&lt;br /&gt;Ken meninggal setelah setahun lebih berjuang melawan penyakit lymphoma (kanker kelenjar getah bening). Dia meninggalkan seorang isteri, Sylvie Febryanti Sudarto, dan tiga anak Michael Dirgo Sudarto, Glenn Ario Sudarto dan Cynthia Anggraini Sudarto, serta tiga orang cucu Allegra Divya, Alexa Kirana, dan Tristan Ario.&lt;br /&gt;Jenazah Presiden Komisaris Kelompok Matari Advertising itu tiba di Bandara Soekarno Hatta dari Singapura sekitar pukul 20.00, Sabtu 5 November 2005. Selanjutnya dibawa ke Puri Matari di kawasan Kuningan. Di sana para karyawan dan staf memberikan penghormatan terakhir. Setelah itu, iring-iringan mobil jenazah menuju ke rumah almarhum di Jl Kemang Timur IV. Selanjutnya dibawa ke rumah duka di RSPAD Gatot Subroto, Jl Abdul Rahman Saleh No 24, Kwini, Senen, Jakarta Pusat. &lt;br /&gt;Tampaknya, sampai ajal menjemputnya dia terus berjuang. Sebelum meninggal, dari CCU Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura, Ken mengirim SMS kepada stafnya berbunyi: ”Hidup adalah bagaikan bendera perang. Kadang-kadang berkibar megah, menantang. Kadang-kadang kotor, robek-robek, dan hampir jatuh ke tangan musuh. Tapi harus tetap dipertahankan dengan gagah berani, sampai ke tangan Tuhan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjuangannya dalam dunia periklanan dimulai dari garasi di kawasan Cideng dengan dua orang pegawai. Sebelum mendirikan Matari (Agency Representative Matari Advertising, 1970-1971), Ken meniti karir sebagai Manager US Summit Corporation (1964-1968), Wiraswasta (1968-1969) dan Staf Lokal Ubersee Handel AG (1969-1970). Kemudian sejak 1971 dia menjabat Presiden Direktur Matari Inc, perusahaan periklanan yang semula bekerjasama dengan Mark Lean Advertising. Setelah dua tahun kemudian memisahkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Matari sepenuhnya menggunakan tenaga ahli Indonesia, karena menganggap merekalah yang lebih mengenal negeri ini. Modalnya juga domestik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sempat mengalami masa sulit tahun 1975-1976, lantaran dia mencoba berspekulasi di luar bidang periklanan. Lalu mendapat bantuan dari klien lama. PT Astra dan Konimex dengan membayar di muka, serta harian Sinar Harapan dan Surabaya Post bersedia menunda penagihan. Ditambah lagi suntikan modal dari Paul Karmadi, temannya sejak kecil, dengan membeli 30% dari seluruh saham. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perusahaan ini kemudian berkembang pesat., menjadi biro iklan paling lengkap di Indonesia. Matari Inc ini memiliki studio foto, amphi-theater, studio rekaman modern, perpustakaan, dan fasilitas komputer. &lt;br /&gt;Juga memiliki kantor di gedung sendiri, Puri Matahari berlantai empat, di Jalan Rasuna Said, Jakarta. Serta mempekerjakan sekitar 200 karyawan.&lt;br /&gt;Biro iklan ini setidaknya melayani sekitar 30-an klien setiap tahun. Di antaranya Toyota, Mitsubishi, Honda, Daihatsu, SIA, Cathay, Garuda, Fuji, Kodak, National, Sony, ITT, Unilever, BCA, dan lain-lain. Dari setiap klien, Matari menarik agency fee 15%sampai 20%. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulung dari lima bersaudara (Ken, Imelda, Berty, Liza dan Bambang), putera dari So Ping Hian (ayah) dan Setiawati K Sudarto (lo Bie Lan, Ibu) pedagang kelontong, ini lahir di Kebumen, Jawa Tengah, 16 Maret 1942. Mengecap pendidikan SR, Jalan Sabang, Jakarta (1954), SMP Kanisius, Jakarta (1957) dan SMAK I, Jakarta (1960).&lt;br /&gt;Sempat kuliah di FE UI, Jakarta, sampai tingkat IV, 1965. Kemudian belajar manajemen (Smaller Company Management Program) di Harvard Business School, AS (1982), Indonesian Senior Executive Program VI di Insead-Fountain- Bleau, Prancis (1981) dan Managing Strategic Changes di Imede-LPPM, Jakarta (1981).&lt;br /&gt;Penggemar musik klasik dan pop serta olahraga jogging, renang, dan bulu tangkis, ini meninggal dunia di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura, pukul 06.06, 5 November 2005. Disemayamkan di rumah duka di RSPAD Gatot Subroto, Jl Abdul Rahman Saleh No 24, Kwini, Senen, Jakarta Pusat. Setelah dilakukan Misa Requiem, tiga hari berturut-turut, 6, 7 dan 8 November 2005, jenazahnya dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Rabu 9 November 2005, pukul 09.30 Wib.&lt;br /&gt;Panca Cita&lt;br /&gt;Ketika banyak perusahaan belum menyadari arti penting dari suatu visi dan misi perusahaan, ia telah menciptakan Panca Cita Matari yang akan menjadi suluh penerang bagi perjalanan bisnisnya. Panca Cita ini diberlakukan pada saat Matari berusia sembilan tahun dan Ken Sudarto berusia 38 tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima cita yang menjadi pematok langkah Matari sarat dengan idealisme, profesionalisme, dan semangat kekeluargaan. Cita pertamanya: Berpartisipasi dalam pembangunan nasional dengan penuh rasa tanggung jawab. Pendiri Matari sangat menyadari sebagai perusahaan yang beroperasi di negara berkembang, perusahaan ikut bertanggung jawab dalam upaya perwujudan suatu masyarakat Indonesia yang sejahtera, kami akan secara aktif berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan nasional, terutama dalam bidang periklanan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cita kedua: Mengabdi kepentingan masyarakat. Kegiatan Matari dalam bidang periklanan akan dilakukan secara kreatif, menciptakan karya yang bermutu, jujur, serasi dengan lingkungan, sehingga sungguh-sungguh mencerminkan pengabdian kepada kepentingan masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cita ketiga: Menciptakan suasana kerja yang dilandasi rasa kekeluargaan. Dari awal Matari dirancang sebagai suatu keluarga besar yang dipadukan dalam satu organisasi bisnis. Di mana perusahaan akan senantiasa memperjuangkan terciptanya suasana kerja yang sesuai dan menyenangkan menuju peningkatan taraf ketrampilan dan kehidupan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cita keempat: Menghasilkan pendapatan yang dapat membiayai pengembangan dan kelangsungan hidup perusahaan. Berikutnya demi kelangsungan hidupnya perusahaan, menjadi penting untuk terus menerus mengusahakan tercapainya pendapatan yang mampu memenuhi pembiayaan kegiatan bisnis, menyediakan tercapainya pendapatan yang mampu memenuhi pembiayaan kegiatan bisnis, menyediakan laba untuk para pemegang saham, serta melakukan investasi untuk perluasan usaha. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cita kelima: Memberikan kesempatan kepada setiap warganya untuk maju dan berkembang. Untuk menjamin adanya kegairahan dan ketentraman kerja, perusahaan akan memberikan imbalan yang wajar serta kesempatan yang sama untuk maju dan berkembang sesuai dengan kemampuan kami masing-masing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima cita ini telah menjadi pembimbing tindak dari Matari Advertising dalam setiap langkahnya. "Panduan semacam ini memungkinkan Matari memiliki nilai-nilai ideologis yang akan terus membimbingnya ke masa depan," tutur Aswan Soendojo, yang menerima tongkat estafet untuk melanjutkan kepemimpinan di Matari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan Matari Advertising sesungguhnya mencerminkan perjalanan industri periklanan Indonesia. Banyak terobosan penting di industri periklanan muncul dari kiprah Matari, khusus lagi dari tangan Ken Sudarto. Ketika ia memutuskan untuk lengser dari Matari, bulan Maret lalu, maka menjadi penting bagi kami untuk menuliskan suatu commemorative report mengenai kiprahnya di industri periklanan. Tanpa sentuhan tangannya, majalah yang kini Anda pegang mungkin tak akan pernah lahir ke dunia. (source : www.tokohindonesia.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://tokomevy.com/catalog/index.php?ref=natalia_handoko@yahoo.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5996699384978421553-1700511889094421564?l=bisnisentrepreneur.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/feeds/1700511889094421564/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5996699384978421553&amp;postID=1700511889094421564' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/1700511889094421564'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/1700511889094421564'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/2008/10/source-httpwww.html' title=''/><author><name>Lapislegitku</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5996699384978421553.post-2243783785917802209</id><published>2008-10-27T21:39:00.000-07:00</published><updated>2008-10-27T21:40:34.828-07:00</updated><title type='text'>Enron Memberi tenaga ke dalam dunia energi</title><content type='html'>SOURCE://kisahsuksesbisnis.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enron merupakan kekuatan baru dalam industri energi. Hingga baru-baru ini, perusahaan listrik Amerika serikat menikmati lingkungan yang sangat dipenuhi oleh aturan dan stabil. Enron, yang berpusat di Houston, seperti perusahaan lain yang mengoperasikan saluran pipa antarnegara bagian, dipaksa untuk mengikuti peraturan pemerintah yang kompleks dalam pembelian dan penjualan gas alam. Walau peraturan menyederhanakan proses perencanaan perusahaan dalam banyak cara, hal tersebut juga membuat Enron tidak dapt menesuakan harganya, tanpa memandang penawaran dan permintaan yang sebenarnya.&lt;br /&gt;Ketidakfleksibelan itu menjadi beban ketika di pertengahan tahun 1980, harga minyak jatuh sehingga menjadi lebih rendah dari harga gas. Banyak perusahaan pemakai bahan bakar melihat suatu kesempatan untuk menurunkan biaya mereka dengan mengganti bahan bakar untuk pabrik pembangkit tenaga mereka dari gas ke minyak, yang tentu saja menciptakan dua macam masalah bagi perusahaan saluran pipa. Pertama, Enron teikat dengan kontrak bertahun-tahun yang memaksanya untuk membeli gas dari produsen gas dngan harga tertentu. Kedua, perusahaan tidak dapt menyimpang dari peraturan harga federal, sehingga ia tidak dapat menurunkan harga untuk mempertahankan konsum pemakainya.&lt;br /&gt;CEO Kenneth Lay dengan segera menyadari bahwa industri ini sedang menuju kesulitan. Dia berusaha, walau tanpa hasil, membujuk pembuat aturan di pemerintahan untuk mengubah peraturan mereka. Pada akirnya, untuk menghindari kehancuran keuangan&lt; Enron dan banyak perusahaan saluran pipa lainnya mengabaikan kontrak pembelian mereka, yang mengarah pada perang hukum selama bertahun-tahun. Sementara itu, pembuat aturan pada akhirnya mengubah peraturan. Sekarang perusahaan saluran pipa bebas untuk membeli dan menjual pasokan gas di pasar.&lt;br /&gt;Di dalam deregulasi, manajer Enron melihat kesempatan ebsar sementara kompetitor melihat adnaya situasi yang berbahaya dan belum dipetakan. Hingga saat itu, tidak ada seorang pun yang mempunyai pikiran untuk memperjualbelikan gas dan listrik sperti layaknya komoditas lain, misalnya, daging babi. Akan tetapi Lay dan timnya tahu bahwa perusahan pemakai merasa terganggu dengan fluktuasi harga gas yang tidak biasa. Sehingga mereka menyamakan penawaran mereka hingg manyeimbangkan setiap persyarakatn spesifik perusahan pemakai untuk pasokan dan harga gas. Apakah merusahaan memakai tertarik dengan harga yang tetap selama suatu periode tertentu atau memerlukan pasokan gas yang tideak dapat diganggu selama eriode puncak, Enron siap untuk membantu – dengan ongkos tertentu.&lt;br /&gt;Deregulasi gas hanya merupakan suatu permulaan. Dalam waktu beberapa tahun industri tenaga listrik Amerika Serikat juga mengalami deregulasi. Sekali lagi manajemen Enron melihat potensi untuk aktivitas baru yang menguntungkan. Berdasarkan pengalaman dalam memperjualbelikan gas alam, Enron mampu mengakali kompetitornya dengan membaut tawaran yang sangat canggih untuk memperjualbelikan tenaga listrik untuk jaringan pemasok dan kosumen. Posisi terdepan ini sendiri, mengizinkan perusahaan untuk memulai dan tetap memeprdagangkan pasokan tenaga dan volume 25 persen lebih tinggi dari kompetitornya.&lt;br /&gt;Ketika perubahan peraturan mulai menyebar ke negara lain, Enron juga mulai untuk memperluas jangkauannya. Dari satu negara ke negara lainnya, Enron menjadi perusahaan perdagnagan energi terbesar di Eropa, yang menyebabkan manajemen mampu untuk memonitor persoaan-persoalan yang mempengarui harga energi di masa mendatang degnan sangat dekat, seperti pola cuaca regional. Perusahaan juga memasuki pasar India dengan membangun suatu pabrik pembangkit tenaga raksasa di Dabhol, di sebelah selatan Bombay. Manajer Enron menjadi sangat ahli sehingga dalam mengarahkan struktur hukum di India sehingga kontrak yang mereka rundingkan mengarahkan negara tersebut untuk emngubah hukumnya mengenai arbitrasi bisnis, pengendalian mata uang, dan asuransi.&lt;br /&gt;Suatu dari usaha terbaru Enron adalah memperjualbelikan bandwidth berlebih di jaringan fiber optic yang menyambungkan hubungan internet. Perusahaan telekomunikasi secara tradisional hanya menawarkan kontrak jangka panjang dengan tarif tetap untuk hubungan jaringan semacam itu – jenis tawaran yang pada suatu waktu sudah terlalu biasa di dalam industri energi. Merasakan adanya kesempatan, Enron mengakuisisi perusahaan perangkat lunak khusus untuk membantu mengembangkan suatu sistem untuk mengubah kelebihan bandwith hanya dengan waktu tunggu selama lima belas menit. Perusahaan kemudian bekerja sama dengan Sun Microsystems untuk menciptakan jaringan distribusi raksasa untuk bandwidth fiber-optic. Sekarang Enron memperjualbelikan bandwidth, energi, produk pulp dan kertas, batubara, dan plastik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://tokomevy.com/catalog/index.php?ref=natalia_handoko@yahoo.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5996699384978421553-2243783785917802209?l=bisnisentrepreneur.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/feeds/2243783785917802209/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5996699384978421553&amp;postID=2243783785917802209' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/2243783785917802209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/2243783785917802209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/2008/10/enron-memberi-tenaga-ke-dalam-dunia_27.html' title='Enron Memberi tenaga ke dalam dunia energi'/><author><name>Lapislegitku</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5996699384978421553.post-5813874887738381705</id><published>2008-10-22T21:40:00.000-07:00</published><updated>2008-10-22T21:48:48.387-07:00</updated><title type='text'>Di Balik Kesuksesan Teh Botol Sosro</title><content type='html'>Source: jerman90.wordpress.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posted on February 23, 2008 by Ahmad Lukman &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coca-Cola dan Pepsi adalah segelintir perusahaan asing yang produk minumannya familiar di kalangan masyarakat Indonesia. Saking hebatnya brand image yang dibangun sehingga seolah-olah produk mereka telah manjadi bagian dari hidup bangsa kita. Dengan leluasa mereka menjadikan indonesia dengan segala potensinya menjadi pasar empuk bagi produk yang dihasilkan. Tidak banyak produk indonesia yang begitu membanggakan dan mampu “menghajar” kekuatan kapitalis internasional itu. Salah satu produk membanggakan itu adalah Teh Botol Sosro.Kesuksesesan sosro dalam merebut hati konsumen Indonesia sesungguhnya dilihat dari aspek pemasaran cukup unik. Sosro,dalam beberapa hal, telah mengabaikan hukum-hukum umum yang terdapat di ilmu pemasaran. Misalnya saja mengenai perlunya riset pasar sebelum meluncurkan produk. Konon kabarnya sebelum sosro hadir, ada sebuah perusahaan asing yang ingin mengeluarkan produk teh dalam botol sepert yang dilakukan sosro saat ini. Kala itu sang perusahaan menyewa jasa sebuah biro riset pemasaran untuk menguji kelayakan dan prospek produk tersebut di Indonesia. Setelah meneliti dan mengamati kebiasaan minum teh di masyarakat sang biro pun menyimpulkan bahwa produk ini tidak memiliki prospek bagus untuk dipasarkan di Indonesia. Biro itu beralasan bahwa budaya minum teh pada bangsa Indonesia umumnya dilakukan pagi hari dalam cangkir dan disajikan hangat sehingga kehadiran teh dalam kemasan botol justru akan dianggap sebuah keanehan.Sosrodjojo, pendiri perusahaan sosro, justru berpikir sebaliknya. Awalnya ide kemasan botol berasal dari pengalaman tes cicip (on place test) di pasar-pasar tradisional terhadap teh tubruk cap botol. Pada demonstrasi pertama teh langsung diseduh di tempat dan disajikan pada calon konsumen yang menyaksikan. Namun cara tersebut memakan waktu lama sehingga calon konsumen cenderung meninggalkan tempat. Kemudian pada uji berikutnya teh telah diseduh dari pabrik dan kemudian dimasukkan ke dalam tong-tong dan dibawa dengan mobil. Akan tetapi cara ini ternyata membuat banyak teh tumpah selama perjalanan karena saat itu struktur jalan belum sebaik sekarang. Akhirnya sosro mencoba untuk memasukkannya pada kemasan-kemasan botol limun agar mudah dibawa. Beranglkat dari itu merekaberpikir bahwa penggunaan kemasan botol adalah alternatif yang paling praktis dalam menghadirkan kenikmatan teh lansung ke konsumen.Dari awal produk ini ditargetkan untuk konsumen yang sering melakukan perjalanan seperti supir dan pejalan kaki sosro . Sosro menyadari bahwa segmen konsumen ini memiliki keinginan hadirnya minuman yang dapat menghilangkan dahaga di tengah kelelahan dan kondisi panas selama perjalanan. Atribut kepuasan ini dicoba untuk dipenuhi dengan menghadirkan minuman teh dalam kemasan botol yang praktis dan tersedia di kios-kios sepanjang jalan. Untuk menambah nilai kepuasan teh botol ini disajikan dingin dengan menyediakan boks-boks es pada titik-titik penjualannya (penggunaan kulkas pada saat itu belum lazim). &lt;br /&gt;Tentu saja merubah kebiasaan tak semudah membalik telapak tangan . Pada masa-masa awal peluncurannya, teh botol sosro tidak banyak dilirik oleh konsumen. Mereka justru menganggap aneh produk ini karena kemasan botol dan penyajian dinginnya. Namun sosro tidak patah arang. Perusahaan ini terus mengedukasi pasarnya melalui iklan-iklan di berbagai media dan promosi-promosi on the spot. Perlahan tapi pasti produk teh botol sosro mulai mendapatkan tempat di hati konsumen Indonesia. Terlebih ketika slogan “Apapun makannya, minumnya teh botol sosro” di munculkan. Slogan ini tidak saja mengguncang sesama produk teh namun juga produk minuman secara keseluruhan.&lt;br /&gt;Keunikan kedua dari metode pemasaran teh botol sosro adalah pada kekakuan dari produk itu sendiri. Sesuai teori pemasaran, konsumen secara alami mengalami perubahan atribut kepuasan seiring berjalannya waktu. Perubahan itu dapat disebabkan karena gaya hidup, kondisi ekonomi, atau kecerdasan yang maik meningkat. Seiring perubahan pasar itu harusnya produk yang dipasarkan harus menyesuaikan dan mengikuti tren yang ada. Namun yang terjadi pada produk teh inovatif ini justru kebalikan. Semenjak diluncurkan pada tahun 1970, produk teh botol sosro baik rasa, kemasan logo maupun penampilan tidak mengalami perubahan sama sekali. Bahkan ketika perusahaan multinational Pepsi dan Coca cola masuk melalui produk teh Tekita dan Frestea, Sosro tetap tak bergeming. Alih-alih merubah produknya, dengan cerdas sosro justru melakukan counter branding dengan mengeluarkan produk S-tee dengan volume yang lebih besar. Strategi ini ternyata lebih tepat, kedua perusahaan multinasional itu pun tak berhasil berbuat banyak untuk merebut hati konsumen Indonesia.&lt;br /&gt;Sekelumit kisah sukses sosro itu memberi pelajaran pada kita betapa pemasaran tidak hanya sekedar ilmu yang eksak. Faktor knowledge terkadang hanya memberi kontribusi kecil pada kesuksesan produk kita ketika dipasarkan. Faktor sisanya adalah seni dan intuisi yang dapat memandu para pemasar mencapai hasil yang di luar dugaan. Gabungan antara ketiganya lah yang dapat menghasilkan seorang pemasar yang jenius dan berpikir di luar kebiasaan yang Anda. Mungkin tidak banyak orang seperti itu di dunia ini, tapi mungkin juga dari jumlah yang sedikit itu ternyata Anda lah salah satunya.&lt;br /&gt;Oleh:M. T. Assyaukani&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://tokomevy.com/catalog/index.php?ref=natalia_handoko@yahoo.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5996699384978421553-5813874887738381705?l=bisnisentrepreneur.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/feeds/5813874887738381705/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5996699384978421553&amp;postID=5813874887738381705' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/5813874887738381705'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/5813874887738381705'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/2008/10/di-balik-kesuksesan-teh-botol-sosro.html' title='Di Balik Kesuksesan Teh Botol Sosro'/><author><name>Lapislegitku</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5996699384978421553.post-4937775261266051265</id><published>2008-10-19T23:56:00.000-07:00</published><updated>2008-10-19T23:59:33.513-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Source://www.ghabo.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Apa pun makanannya, Teh Botol minumannya…” Pesan iklan ini tidak berlebihan.  sebab memang begitulah faktanya. Teh botol yang dibangun oleh almarhum Sosrodjojo pada tahun 1940-an di Slawi, Jateng, telah  menjadi raja minuman dalam botol di Indonesia. Apa resep di balik kesuksesan ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minum teh dalam botol, apalagi yang dingin, menabrak kelaziman atau di luar kebiasaan. Umumnya, orang  minum teh diseduh dalam cangkir atau gelas, Air yang dituangkannya pun panas. Tetapi Sosrodjojo “melawan” kebiasaan itu. Dan kini, banyak orang suka minum teh dalam kemasan yang dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teh Botol (meski kini sudah hadir dalam kemasan kotak)  telah menggeser minuman-minuman dalam botol yang lebih dulu terkenal seperti Coca Cola, Pepsi dan sejenis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merek Sosro  merupakan singkatan dari nama keluarga Sosrodjojo yang merintis usaha Teh Wangi Melati pada tahun 1940 di  Slawi,   Teh Wangi Melati   yang  diperkenalkan  pertama  kali  itu  bermerek Cap Botol&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 1965, teh Cap Botol  mulai diperkenalkan di Jakarta. Waktu itu, teknik mempromosikan  te Cap Botol  dengan  strategi Promosi Cicip Rasa, yakni secara rutin beberapa staf yang dikoordinir oleh Soetjipto Sosrodjojo mendatangi  sejumlah  tempat keramaian . Mereka menggunakan mobil dan alat-alat propaganda seperti memutar lagu-lagu untuk menarik perhatian dan mengumpulkan penonton. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penonton  dibagikan secara cuma-cuma contoh merek Cap Botol (sekarang disebut teknik Sampling). Di tempat tersebut, beberapa staf  mendemokan cara menyeduh Cap Botol  yang untuk kemudian dibagikan kepada penonton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik merebus teh langsung di tempat keramaian ternyata membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga menimbulkan kendala. Penonton yang sudah berkumpul menjadi tidak sabar dan banyak yang meninggalkan arena demo sebelum sempat mencicipi seduhan teh tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menanggulangi kendala tersebut, teh  diseduh terlebih dahulu di kantor dan dimasukkan ke dalam panci untuk kemudian dibawa menuju tempat keramaian. Namun ternyata teknik yang kedua ini juga masih mengalami kendala, yaitu air teh yang dibawa dalam panci banyak yang tertumpah sewaktu dalam perjalanan karena kondisi kendaraan dan jalan-jalan di Jakarta masih belum baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya ditempuh cara lain, yaitu air teh yang telah diseduh dikantor kemudian ditaruh didalam botol-botol bekas limun/kecap yang telah dibersihkan terlebih dahulu untuk selanjutnya dibawa ketempat tempat kegiatan promosi Cicip Rasa berlangsung. Ternyata cara yang ketiga ini berjalan baik dan terus di pakai selama bertahun tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bertahun-tahun dilakukan teknik promosi Cicip Rasa, akhirnya pada tahun 1969 muncul gagasan menjual air teh siap minum dalam kemasan botol dengan merek Teh Botol Sosro. Merek tersebut dipakai untuk mendompleng merek Teh seduh Cap Botol yang sudah lebih dulu populer dan mengambil bagian dari nama belakang keluarga Sosrodjojo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pada tahun 1974,  didirikan PT. Sinar Sosro di kawasan Ujung Menteng dan  desain botol Teh Botol Sosro berubah dan bertahan sampai sekarang. Pabrik tersebut, merupakan pabrik teh siap minum dalam kemasan botol pertama di Indonesia dan pertama di Dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sebuah pabrik kecil di Slawi, PT Sinar Sosro kini memiliki sejumlah perkebunan the di Garut seluas 455 hektar, Tasikmalaya 732 hektar, dan  Cianjur 400 hektar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sosro memiliki beberapa pabrik yang tersebar dipulau Jawa dan Sumatera, yaitu : di Cakung (Jakarta), Pandeglang (Jawa Barat), Ungaran  (Jawa Tengah),  Surabaya (Jawa Timur) dan Medan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pabrik peracikan Teh Wangi Melati di Slawi, Pabrik Kemasan Tetra, Kaleng dan Air Mineral berada di Bekasi. Pabrik yang masih dalam tahap perencanaan dan pembangunan berada di Cibitung, dan Gianyar (Bali)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://tokomevy.com/catalog/index.php?ref=natalia_handoko@yahoo.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5996699384978421553-4937775261266051265?l=bisnisentrepreneur.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/feeds/4937775261266051265/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5996699384978421553&amp;postID=4937775261266051265' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/4937775261266051265'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/4937775261266051265'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/2008/10/sourcewww.html' title=''/><author><name>Lapislegitku</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5996699384978421553.post-7631481494105754112</id><published>2008-10-17T00:22:00.000-07:00</published><updated>2008-10-17T00:23:18.454-07:00</updated><title type='text'>Wal-Mart Mencari Pembeli Eropa</title><content type='html'>source://kisahsuksesbisnis.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan toko yang tersebar di Inggris dan Jerman, Wal-Mart membawa gaya ritel Amerika kepada pembeli Eropa. Dengan posisi sebagai jaringan ritel terbesar di dunia, dengan $165 miliar penjualan global, Wal-Mart memasuki inggris dengan membeli jaringan Asda, yang beroperasi di lebih dari 230 toko di seluruh negara tersebut. Wal-Mart ingin penjualannya dil uar AS memberikan sumbangan yang lebih besar terhadap pendapatan penjualannya secara keselruuhan, dan Eropa adlaah daerah yang menarik untuk peritel yang telah mengenal bisnisnya dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wal-Mart yang berpusat di Arkansas mulai menggoyang peritel Inggris dengan melakukan pemotongan harga, meningkatkan pilihanm dan mempromosikan pelayanan yang ramah. Karena peritel Inggris terbiasa dengan marjin laba yang tinggi, rumus Wal-Mart yang melakukan penetapan harga dengan markup yang rendah telah memberikan tekanan pada jaringan pesaing seperti Tesco dan bahkan membuat toko-toko kecil lebih menderita. Wal-Mart memicu perang harga di produk makanan dan kategori produk lainnya, membuat kompetitor terseok-seok untuk menyamai atau mengalahkan harga Wal-Mart. Melalui Asda@home, situs belanja Internet Eropa Pertama, Wal-Mart memperluas mereknya sebagai peritel berharga murah untuk mencapai pembeli di negara lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, di Jerman, Pemotongan harga secara besar-besaran merupakan hal yang biasa, sehingga Wal-Mart menekankan strategi persaingannya di sana melalui pelayanan dan pilihan. Banyak toko-toko di Jerman yang memiliki pilihan barang yang lebih sedikit dari Wal-Mart.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuantitas bahan makanan yang sangat banyak mulai dari buah-buahan segar dan sayuran hingga daging dan keju di outlet wal-Mart di Dortmund dan kota-kota lainnya, merupakan keajaiban kecil yang membuat para pembeli ternganga. Seperti di AS, toko-tokoWal-Mart di Jerman juga menyediakan mainan, pakaian, peralatan, serta produk rumah tangga dan produk untuk keperluan pribadi. Pelayanan konsumen juga merupakan suatu daya tarik seperti juga pilihan, karena pelayanan di toko-toko Jerman lebih tidak ramah dan tidak personal. Dua kelemahan tersebut, pilihan dan pelayanan yang buruk, menyebabkan peritel Jerman terbuka untuk serangan persaingan yang agresif dari peritel internet dan juga dari Wal-mart.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memasuki pasar Jerman, Wal-Mart membeli sembilan puluh lima toko dari dua jaringan lokal dan menggantungkan bendera Amerika dil uar setiap toko untuk mengumumkan perubahan manajemen. Kemudian Wal-Mart memulai proyek renovasi besar-besaran untuk memperluas dan memodernisasi setiap outlet. Akan tetapi, renovasi berjalan dengan lambat. Dalam waktu tiga tahun setelah akuisisi, kurang dari sepertiga toko-toko yang diakuisisi selsesai direnovasi. Toko yang telah direnovasi benar-benar lebih luas dan mengundang, dengan jalur-jalur yang lebih lebar, lampu yang lebih terang, danllebih banyak rak yang dapat dijangkau dan dipenuhi dengan barang – semua membantu meningkatnan penjualan. Hanya sedikit toko Jerman yagn mengizinkan pembayaran secara kredit, sehingga Wal-Mart dengans ukses menarik pembeli dengan menerima kartu kredit. Para pembeli di Jerman juga senang dengan kenyataan bahwa mereka tidak perlu memasukkan sendiri barang-barang yang mereka beli ke dalam kantung atau kenyataan bahwa mereka tidak perlu membayar kantung palstik di Wal-Mart, kemudahan yang dianggap remeh oleh para pembeli AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan yang tampak nyata selain dari perubahan fisik atalah perubahan manajerial. Manajer di setiap toko Wal-Mart melakukan pertemuan stag secara harian untuk menceritakan keunggulan produk baru dan memotivasi personil toko. Sebagai contoh, manajer toko di Dortmund, Jerman, mengenakan pakaian pelaut ketika mengumumkan pengenalan produk hadiah bertema laut yang baru. Mengetahui bahwa pelayanan konsumen disorot dalam iklan jaringan toko di televisi, manajer toko di Jerman mendukung dilakukannya pelayanan yang baik dengan memelihara kinerja yag baik dan jalur komunikasi yang terbuka. Akan tetapi, bahkan pelayanan yang baik tidak dapat menutup toko-toko yang jelek, sehingga Wal-Mart harus mempercepat renovasi jika menginginkan para pembeli di Jerman utnuk kembali dan membeli - lagi dan lagi. &lt;br /&gt;Diposting oleh Azai di 06:06&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://tokomevy.com/catalog/index.php?ref=natalia_handoko@yahoo.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5996699384978421553-7631481494105754112?l=bisnisentrepreneur.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/feeds/7631481494105754112/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5996699384978421553&amp;postID=7631481494105754112' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/7631481494105754112'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/7631481494105754112'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/2008/10/wal-mart-mencari-pembeli-eropa.html' title='Wal-Mart Mencari Pembeli Eropa'/><author><name>Lapislegitku</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5996699384978421553.post-7731598460062392720</id><published>2008-10-14T23:36:00.000-07:00</published><updated>2008-10-14T23:46:44.660-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Source: kisahsuksesbisnis&lt;br /&gt;Walaupun Amazon.com belum lagi berusia satu dekade, perusahaan ini sudah menjadi contoh kasus dalam keberhasilan Internet. Didirikan oleh Jef Bezos pada tahun 1995 sebagai toko buku on-line, Amazon yang berpusat di Seattle berhasil memperoleh $1,6 miliar dalam penjualan e-commerce setiap tahun. Mula-mula Amazon menjual buku, kemudian musik dan video, dan sekarang perangkat lunak, obeng, dan sofa – Amazon tumbuh menjadi toko serba ada virtual dengan 17 juta konsumen online di seluruh dunia. Bahkan ketika jaringan toko serba ada yang telah berhasil seperti Barnes and Noble dan Wal-Mart berusaha merebut bagian yang lebih besar dalam kue ritel on-line, CEO Bezos telah berhasil mempertahankan toko online Amazon.com sebagai pemimpin pasar dan mempertahankan konsumen melalui inovasi yang terus-menerus.&lt;br /&gt;Belum ada perusahaan seperti Amazon ketika Bezos sedang meneliti perangkat lunak dan internet untuk sebuah perusahaan di New York City pada tahun 1994. dia tertarik dengan kemungkinan mendirikan usaha menjual buku melalui World Wide Web dengan cara yang hampir sama seperti perusahaan yang menerima pesanan dan menjual buku melalui pos. ide ini terbukti sangat menarik sehingga Bezos dengan segera berhenti dari pekerjaannya, mengumpulkan uang dari keluarga dan teman, menulis suatu rencana bisnis, dan pindah ke Seattle agar berlokasi dekat dengan pemasok buku besar. Satu tahun kemudian, Amazon.com memulai usahanya. Pada bulan pertama pendiriannya, tanpa iklan atau jasa hubungan masyarakat, situs tersebut menarik minat konsumen dari semua negara bagian Amerika Serikat dan lebih dari empat puluh negara lainnya.&lt;br /&gt;Pada permulan dimulainya usaha Amazon tersebut, jaringan toko buku besar yang telah ada tidak terlalu menaruh perhatian pada Amazon. Akan tetapi, talam waktu dua tahun, strategi perusahaan toko online Amazon.com seperti memberikan harga diskon, e-mail mengenai ulasan buku secara gratis dan fasilitas pencarian yang mudah telah menarik minat begitu banyak pembeli dan begitu banyak liputan media sehingga para pesaing mulai berjuang untuk membuka toko buku Internet sendiri. Akan tetapi, reputasi Amazon yang telah mapan dan konsumen yang setia menjadi halangan utama yang perlu diatasi oleh para pesaing. Walaupun telah melakukan promosi yang agresif dan strategi penetapan harga yang agresif, Barnesanobie.com masih belum mampu manyamai penjualan on-line dan ukuran konsumen Amazon.&lt;br /&gt;Sementara itu, Bezos telah mengembangkan perusahaan ke dalam berbagai macam produk dengan membeli saham di perusahaan e-commerce seperti drugstore.com dan pets.com. dia juga merancang sesi lelang di Amazon untuk menarik keberhasilan seperti yang diperoleh eBay, situs lelang Internet pertama. Sebagai tambahan, Bezos membuat ruang di situs Amazon untuk zShops, suatu ruangan dimana usaha-usaha kecil dapat menjual produk di Amazon dengan membayar ongkos.&lt;br /&gt;Satu alasan dari keberhasilan Amazon adalah gaya manajemen yang berorientasi pada tindakan dari pendirinya, Bezos. Walaupun ia merencanakan dengan hati-hati gerakan perusahaannya di masa depan, dia juga ingin menghindari kelumpuhan yang mungkin berasal dari analisis dari kehati-hatian yang tidak berkesudahan. Sebagai pionir dalam e-commerce, Bezos terbiasa membuat keputusan secara cepat untuk mengambil keuntungan dari kesempatan yang tidak terduga dan sering berlalu dengan cepat. Dia memberi semangat kepada semua karyawannya di Amazon untuk berbuat hal yang sama, bahkan jika itu berarti kadang-kadang terjadi salah langkah. Bekerja dalam waktu Internet, Bezos merasa lebih baik jika ia mengarahkan perusahaannya untuk memasuki sesuatu yang belum diketahui, dan memperbaiki masalahnya nanti, daripada menghambat pertumbuhannya sekarang.&lt;br /&gt;Agar dapat terus tumbuh dan berinovasi, Amazon harus terus menerima, melatih, dan memotivasi manajer dan karyawannya. Bezos secara pribadi terlibat dalam keputusan mengangkat manajer-manajer puncak, yang ia percaya untuk mempekerjakan orang yang akan bekerja di bawahnya. Karena Bezos tahu bahwa seorang tenaga kerja yang memiliki keterampilan sangat penting bagi keberhasilan Amazon, Bezos menanyakan pertanyaan yang menyelidik mengenai teknik penerimaan pegawai ketika ia mewawancarai kandidat manajemen puncak.&lt;br /&gt;Di tengah skedul manajemennya yang padat, Bezos masih menyisihkan waktunya yang berharga untuk menelurusi Web situs Amazon, dan seringkali berjalan-jalan di pusat perbelanjaan mencari ide-ide baru. Agar tetap berhubungan dengan karyawan dan konsumennya, ia berterima kasih kepada karyawan-karyawan tertentu untuk pekerjaan yang telah mereka lakukan, dan dia membaca pesan-pesan e-mail dari konsumen untuk mengetahui apa yang mereka suka dan tidak sukai. Sekitar satu pertiga dari waktu CEO digunakan untuk mengunjungi jaringan nasional dari pusat pendistribusian Amazon, di mana dia menjawab pertanyaan-pertanyaan karyawan dan manenanamkan ulang enam "nilai inti' perusahaan: Obsesi konsumen, kepemilikan, kecenderungan untuk bertindak, hemat, syarat penerimaan yang tinggi, dan inovasi.&lt;br /&gt;Setiapbulan Desember, Bezos dan seluruh tim manajemen ikut bekerja secara langsung untuk menangani permintaan yang memuncak saat liburan. Dengan langsung ikut membungkus paket untu dikirim ke konsumen atau menjawab telepon dari konsumen, mereka dapat merasakan apa yang dihadapi oleh manajer lini-pertama dan para karyawan – dan mengetahui apa yang dinginkan oleh konsumen. Tradisi merasakan pengalaman langsung tahunan ini juga mempertajam kembali perasaan pencapaian tujuan manajer, bahwa di dalam industri yang lelau berubah cepat ini, segalanya penting.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://tokomevy.com/catalog/index.php?ref=natalia_handoko@yahoo.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5996699384978421553-7731598460062392720?l=bisnisentrepreneur.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/feeds/7731598460062392720/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5996699384978421553&amp;postID=7731598460062392720' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/7731598460062392720'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/7731598460062392720'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/2008/10/source-kisahsuksesbisnis-walaupun.html' title=''/><author><name>Lapislegitku</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5996699384978421553.post-4554959941834888706</id><published>2008-10-12T00:41:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T00:43:04.385-07:00</updated><title type='text'>Finna Huang merambah ke bisnis pakaian anak dengan menggaet Chateau de sable  Chateau de sable, French style dengan harga terjangkau</title><content type='html'>Source:siaranpers.blogspot.com&lt;br /&gt;Finna Huang merambah ke bisnis pakaian anak dengan menggaet Chateau de sable &lt;br /&gt;Chateau de sable, French style dengan harga terjangkau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membeli baju impor bagi anak-anaknya kini makin menjadi pilihan para orangtua. Selain memiliki kualitas yang biasanya lebih baik, membeli baju impor juga dipilih karena dapat menjadi alat untuk menunjukkan status sosial pemakainya. Wajar saja, untuk membeli baju impor mereka perlu merogoh kantong lebih dalam karena label harga yang dipasang pada baju impor memang jauh lebih mahal dibandingkan harga pakaian lokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara berbagai pilihan pakaian impor anak-anak yang ada, kini Chateau de sablehadir meramaikan pasar Indonesia dengan konsep harga yang tidak sebombastis rival-rivalnya. Dengan tetap mengutamakan kualitas, merek pakaian anak yang memiliki desain yang sangat khas Perancis ini berani memasang sebagian besar produknya dengan harga sekitar dua ratus ribuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diperuntukkan bagi anak-anak yang berusia 3 bulan hingga 12 tahun, produk yang didesain oleh desainer muda Perancis, Stephanie Lemaire ini, setidaknya memiliki dua karakter penting yang menjadi keunggulannya. Pertama, seluruh produk dibuat dari bahan-bahan berkualitas tinggi dari Perancis untuk menjamin kenyamanan si kecil. Kedua, desainnya yang simple dan elegan sangat sesuai dengan usia dan karakter anak &lt;br /&gt;yang masih sangat belia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Château de sable adalah langkah kedua saya setelah sukses mendirikan The Jakarta Women &amp; Children’s Clinic (JWCC). Saya menghadirkan Chateau de sable di Indonesia karena saya melihat ini adalah sebuah karya yang merepresentasikan perhatian akan detail dan dedikasi terhadap kualitas yang dikombinasikan dengan tradisi Perancis yang kaya kreatifitas serta modern," tutur Finna Huang pemilik Chateau de &lt;br /&gt;sable Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Butik perdana diresmikan pada 28 Februari 2006 lalu di Mal Pondok Indah II, dimana Chateau de sable meluncurkan koleksi pakaian pesta anak terbaru yang terbuat dari sutra terbaik India yang dikombinasikan dengan organza, hasil karya Stephanie Lemaire. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekilas tentang Chateau de sable&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merek Château de sable merupakan hasil kreasi perancang muda berbakat dari Perancis, Stephanie Lemaire. Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun sebagai desainer pakaian merek-merek Perancis, saat ini dia menjadi desainer untuk koleksinya sendiri dengan merek Chateau de sable. Koleksinya ini pertama kali diluncurkan di awal tahun 2002. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Château de sable yang berarti istana pasir merujuk pada kegiatan membangun istana pasir, yaitu aktivitas bermain yang biasa dilakukan anak-anak di pantai French Riviera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini Chateau de sable memiliki 10 butik yang tersebar di 6 negara, yaitu Singapura, Malaysia, Jepang, Belgia, Taiwan dan Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekilas tentang Finna Huang, pemilik Chateau de sable Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sukses memulai debut pertamanya mendirikan The Jakarta Women &amp; Children’s Clinic, sebuah klinik di bilangan Prapanca yang menyediakan segala fasilitas untuk memenuhi kebutuhan obstetrik &amp; ginekologi bagi perempuan dan pediatrik untuk anak-anak, kini Finna Huang bersiap melanjutkan langkah bisnis keduanya dengan menghadirkan Château de sable di Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak berusia 12 tahun, putri sulung pengusaha sukses dari Surabaya, Harry Susilo, pendiri PT Sekar Group yang terkenal di industri makanan seperti kerupuk, kecap, garam dan bumbu berlabel Finna ini, sudah meninggalkan Indonesia untuk melanjutkan sekolah menengah di Singapura dan langsung terbang ke Amerika Serikat untuk mencapai &lt;br /&gt;jenjang sarjana Business Administration di Babson College dengan magna cum laude. Di usia 21 tahun, gelar MBA dari Boston University telah dikantonginya. Ia juga sempat menjadi karyawan termuda di perusahaan Accenture dan Dell Singapura.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://tokomevy.com/catalog/index.php?ref=natalia_handoko@yahoo.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5996699384978421553-4554959941834888706?l=bisnisentrepreneur.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/feeds/4554959941834888706/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5996699384978421553&amp;postID=4554959941834888706' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/4554959941834888706'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/4554959941834888706'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/2008/10/finna-huang-merambah-ke-bisnis-pakaian.html' title='Finna Huang merambah ke bisnis pakaian anak dengan menggaet Chateau de sable  Chateau de sable, French style dengan harga terjangkau'/><author><name>Lapislegitku</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5996699384978421553.post-5182663877864124841</id><published>2008-10-09T23:58:00.000-07:00</published><updated>2008-10-10T00:02:28.303-07:00</updated><title type='text'>Kisah sukses bisnis offline - Irwan Hidayat dan Sido Muncul</title><content type='html'>source: kisahsuksesbisnis.blogspot.com&lt;br /&gt;Pendidikannya hanya SMA, tetapi di tangannya Sido Muncul yang tadinya hanya usaha jamu tradisional rumahan tumbuh menjadi usaha besar, modern dan dinamis. Intinya, ia adalah manusia pembelajar yang selalu beradaptasi dengan perubahan. &lt;br /&gt;"Semula saya menaruh perhatian pada produk. Saya tanya pada orang-orang apakah suka minum jamu. Mereka bilang tidak. Kenapa? Katanya rasanya pahit, bau, dan tidak enak di mulut. Saya lalu tanya sama orang tua kenapa jamu pahit. Mengapa orang hanya minum jamu kalau lagi tak punya uang. Jawabnya antara lain adalah, memang disengaja. "Supaya murah", katanya, "Mereka memilik bahan-bahan yang murah-murah." Selain itu, ketika memasaknya sering ditinggal sehingga gosong dan pahit. Dapurnya kotor, dan yang bekerja juga tak punya tradisi bersih," katanya.&lt;br /&gt;Maka Irwan mulai membenahi produk. Ia mulai memilih bahan-bahan yang berkualitas dan lebih bersih. Petugasnya harus bersih, pekarangannya bersih, dapurnya bersih, alatnya modern dan bersih. Ia menerapkan standar tinggi, di atas CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik), yaitu CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik). Ini adalah standar perusahaan farmasi.&lt;br /&gt;Sejak itu produknya diterima pasar. Ia mengubah logo, kemasan, dan cara-cara komunikasi. Ia memakai bintang-bintang unggulan dalam beriklan seperti: Sopia Latjuba, Jeremy Thomas, Grup Band Dewa, Warna, Mayang Sari, Timbul, Inul, sampai atlet tenis Wenny Prakusha dan budayawan Setiawan Djody. Produknya dikembangkan. Produk Tolak Angin berbentuk serbuk yang pahit dikembangkan menjadi Tolak Angin cair (Dengan rasa mint dan madu) yang tidak lagi pahit, serta Tolak Angin anak-anak dan permen Tolak Angin. Produk Kuku Bima dikembangkan menjadi minuman energi Kuku Bima Energy. Sekarang Sido Muncul meulai berevolusi, dari sekedar pembuat jamu menjadi produsen makanan. Sido Muncul mulai membuat mi instan, kecap, dan sebagainya. Semua ini dipasarkan melalui jaringan Multilevel Marketing 3S (Sugih, Sehat, Sejahtera).&lt;br /&gt;Irwan adalah seorang pembelajar yang mengembangkan perusahaan melalui Sembilan Langkah, yaitu:&lt;br /&gt;1. Pengembangan produk dilakukan sedekat mungkin dengan perubahan pelanggan. Artinya, Sido Muncul harus tahu keluhan pelanggan-pelanggannya yang juga hidup dan punya masalah di Indonesia.&lt;br /&gt;2. mengendus pasar dengan intuisi yang dibangun karena berada sedekat mungkin dengan pelanggan. (Ia mengunjungi warung-warung jamu secara rutin dan mengantar mereka pulang saat lebaran).&lt;br /&gt;3. Membangun hubungan dengan hati, bukan semata-mata dengan akal.&lt;br /&gt;(Dalam beriba, ia berprinsip harus dengan hati, bukan beriba dengan akal).&lt;br /&gt;4. Bukan semata-mata mencari uang. Perusahaan harus membangun masyarakat, bukan semata-mata menjadi binatang ekonomi.&lt;br /&gt;5. Komunikasi ditujukan untuk membangun kepercayaan.&lt;br /&gt;Caranya adalah dengan mengkomunikasikan bahwa:&lt;br /&gt;a. Pabriknya bersih, didukung oleh laboratorium pengujian dan pabrik besar.&lt;br /&gt;b. Rasional, bukan mengada-ada, didukung bukti hasil penelitian.&lt;br /&gt;c. Menciptakan berita, bukan semata-mata iklan yang menyesatkan atau insinuatif.&lt;br /&gt;6. Bekerja dengan cepat. Baginya waktu memang tak bisa dibeli, tetapi kecepatan bisa diciptakan. Cepat dalam mengambil keputusan, meluncurkan produk, dan menariknya kembali bila diperlukan.&lt;br /&gt;7. Mengaitkan jamu dengan pariwisata.&lt;br /&gt;8. Membangun institusi. Dunia farmasi memerlukan pabrik obat, tukang obat, dan pengobat. Dalam dunia jamu, pengobat tidak ada sehingga harus diupayakan agar dokter mau menulis resep jamu dan sekolah kedokteran memperhitungkan jamu sebagai bagian dari pengobatan naturapati.&lt;br /&gt;9. Terus-menerus memperbaiki mutu SDM. SDM yang bagus, jujur pintar, dan loyal dapat membantu mendeteksi peluang dan ancaman-ancaman.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://tokomevy.com/catalog/index.php?ref=natalia_handoko@yahoo.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5996699384978421553-5182663877864124841?l=bisnisentrepreneur.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/feeds/5182663877864124841/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5996699384978421553&amp;postID=5182663877864124841' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/5182663877864124841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/5182663877864124841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/2008/10/kisah-sukses-bisnis-offline-irwan.html' title='Kisah sukses bisnis offline - Irwan Hidayat dan Sido Muncul'/><author><name>Lapislegitku</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5996699384978421553.post-6771725526832408774</id><published>2008-10-07T21:44:00.000-07:00</published><updated>2008-10-07T23:05:52.099-07:00</updated><title type='text'>Kisah sukses bisnis offline - Excelso Menantang Kedai Kopi Asing</title><content type='html'>Source: kisahsuksesbisnis.blogspot.com&lt;br /&gt;Kalau anda menemukan kedai kopi Excelso di Shanghai Square, jangan salah, itu memang kedai kopi dari Indonesi yang belakangan mencoba ekspansi ke luar negeri. Tidak mau kalah dari langkah kedai kopi asing yang makin menggila di Tanah Air, Excelso juga terus melebarkan sayapnya. Menurut Pranoto Sunoto, General Manager PT Excelso Multi Rasa (EMR) dari Grup Kapal Api, tak kurang dari 15 gerai baru Excelso telah dibangun dalam dua tahun terakhir.&lt;br /&gt;Pranoto mengakui, pihaknya memang terdorong agresif gara-gara menyaksikan pertumbuhan dan publisitas kedai kopi bermerek akhir-akhir ini. Dulu, pemilik Grup Kapal Api, Soedomo Margonoto, berprinsip lebih baik low profile dan tidak perlu berhubungan dengan media massa. Meskipun kedai Excelso dikembangkan sejak 1990 saat bisnis kafe belum sesemarak sekarang. EMR memilih tidak gembar-gembor dulu. EMR hampir tidak pernah berkampanye sehingga tak banyak yang menolehnya.&lt;br /&gt;Padahal, kedai Excelso adalah pionir kedai kopi Indonesia. Soedomo tertarik membuatnya ketika melihat banyak kedai kopi di luar negeri. Di sebagian negara maju, minum kopi di coffee shop sudah menjadi bagian gaya hidup sehingga bisnis resto kafe menjamur. "Mestinya di Indonesia bisa mengarah ke gaya hidup ngopi ini," pikir Soedomo ketika itu. Dorongan membuat kedai kopi juga dipicu kenyataan Grup Kapal Api menguasai bahan mentah kopi. Grup Kapal Api, dalam catatan AC Nielsen, merupakan pemimpin pasar kopi eceran. Apalagi, kabarnya pemilik Grup Kapal Api dikenal dekat dengan sejumlah pengusaha dan petani kopi di sejumlah daerah di Indonesia, seperti Toraja, dan Jawa.&lt;br /&gt;Setelah menggodok perencanaannya, setahun berikutnya, 1991, mulailah Grup Kapal Api membuka gerai pertama di Jakarta, dengan mengambil lokasi di lantai dasar plaza Indonesia. Sambutan masyarakat cukup menggembirakan, meski secara keseluruhan tidak terjadi ledakan permintaan. Berikutnya, EMR kembali membuka gerai di Legian, Bali. Setelah itu, dari tahun ke tahun EMR terus memperbanyak gerai. "Kini kami punya 38 gerai, serta beberapa gerai di luar negeri," ujar Pranoto. Tak pelak, kini Excelso merupakan kedai kopi dengan jumlah gerai terbanyak di Indonesia.&lt;br /&gt;Dalam pandangan Rhenald Kasali, pakar pemasaran dari Universitas Indonesia, penetrasi kafe Excelso perlu diacungi jempol. Strateginya tepat ketika mencoba mengangkat citra merek kelas yang lebih tinggi. Kehadiran Excelso, selain mengangkat citra merek Grup Kapal Api, juga berpotensi melahirkan kedai kopi dengan merek yang kuat, "Merek yang mereka gunakan memberikan citra sangat internasional," ujarnya.&lt;br /&gt;Memang betul. Banyak yang mengira Excelso merupakan kedai kopi asing, seperti halnya Starbucks dan Coffee Bean &amp; Tea Leaf. "Bahkan, Memperindag Rini Soewandi juga mengira Excelso dari luar negeri," ujar pranoto mengenang momen pada Pameran Produksi Nasional Juli lalu. Citra internasional sengaja dimunculkan dari kata Excelso yang berkesan kebarat-baratan. Manajemen EMR kabarnya memilih nama merek itu dari kata "so excellent" yang kemudian dibalik pengucapannya menjadi "excellent so", disingkat "Excelso".&lt;br /&gt;Sudah pasti merek itu tidak akan berbunyi kalau tanpa diikuti implementasi elemen-elemen strategi pemasaran lainnya secara tepat. Pada tahap awal, jelas, soal pemilihan lokasi gerai. Bukan rahasia lagi, sukses bisnis ritel seperti kafe ditentukan lokasi, lokasi, dan lokasi. Di sini EMR tak asal pilih. "Kami berusaha bergabung dengan mal atau pengelola property yang sebelumnya telah ramai pengunjung," kata Pranoto.&lt;br /&gt;Dengan pola seperti ini, selain mempermudah penetrasi Excelso juga tak perlu repot-repot berpromosi habis-habisan untuk menyedot pengunjung. Toh, Excelso tidak mewajibkan harus ada di mal atau plaza. Kalau di perkantoran juga memungkinkan, EMR tidak ragu-ragu membuka gerai di sana. Seperti yang sekarang dilakukan, Excelso masuk ke Wisma Dharmala sakti dan Wisma BNI 46 – juga mulai masuk kampus (Pascacarjana Ilmu Manajemen UI Depok dan Universitas Airlangga).&lt;br /&gt;Agar dapat menjaring lapisan yang lebih luas, EMR membuat tiga jenis kedai kopi Excelso dengan target pasar dan positioning berbeda. Pertama, Kafe Excelso. Ini merupakan jenis kedai kopi pertama yang dikembangkan. Targetna kalangan profesional, eksekutif, dan ekspatriat. Umumnya, Kafe Excelso di desain dengan warna warm &amp; natural, menggunakan warna-warna dominan hitam, marun dan cokelat. Hanya, tetap memakai warna lain seperti hijau, kuning, biru dan oranye, sehingga kesan fun sebagai kafe tetap terasa. Jumlah kafe jenis ini paling banyak, 25. Antara lain ada di Plaza Indonesia, Plaza Blok M, Pasaraya Grande, Mega Mal, Mal Malioboro, dan Plaza Tunjungan.&lt;br /&gt;Kedua, Excelso Express. Dikembangkan dengan positioning sebagai take away coffee shop yang mengedepankan kepraktisan inum kopi sehingga biasanya hanya berbebtuk counter atau cart. Menu makanan dan minuman yang ditawarkan terbatas. Demikian pula media penyajiannya, hanya menggunakan piring dan gelas plastik yang selepas pakai bisa langsung dibuang. Berbeda dari Kafe Excelso, Excelso Express lebih disasarkan pada anak muda, mahasiswa, dan peminat kopi yang ingin praktis. Yang jelas, dengan konsep ini EMR tetap bisa membuka gerai meski tempat yang tersedia terbatas. Saat ini Excelso Express terdapat di Kampus Pascasarjana UI, Unair, Menara Bidakara, Java Supermal (Semarang), dan Rumah Sakit budi Mulia (Surabaya).&lt;br /&gt;Ketiga, de'Excelso. Tipe kafe ini bisa dikatakan paling eksklusif dibanding dua lainnya. Konsepnya, kata pRanoto, perpaduan antara kafe dan resto sehingga pilihan menu makanan dan minuman lebih banyak dan bahan baku menu juga lebih baik. De'Excelso di desain lebih artistik, dengan layanan lebih personal. Gelas dan piring didesain khusus, lebih mewah. Bila di Kafe Excelso kursi tamu hanya dari kayu tanpa alas sofa, di de'Excelso semua kuris berlapis sofa yang nyaman. Saat ini kafe jenis ini misalnya terdapat di Mal Kelapa Gading 3, Plaza Tunjungan 4 dan Cilandang Town Square. Dalam waktu dekat juga akan dibuka di Mollis Mal (bandung) dan Pakuwon Supermal (Surabaya).&lt;br /&gt;Tentu saja, EMR melengkapi kedai-kedai Excelso dengan sejumlah keunikan. Jam operasional Excelso tak berbeda dari kafe lain. Untuk gerai di perkantoran, Excelso buka pukul 7 pagi sampai 10 malam, sedangkan di mal pukul 10 pagi hingga 9 malam. Dari sisi harga, semi mendapatkan derajat diferensiasi dari pada kompetitor, tampaknya manajemen EMR sengaja memposisikan kafenya tak setinggi sejumlah kafe asing. Hal ini dilihat dari harga minuman dan makanan, yang lebih terjangkau dibanding kedai kopi asing.&lt;br /&gt;Di segmen minuman, misalnya, EMR bisa menjual dalam kisaran harga Rp.8.500-20.000,- sementara harga makanan Rp.20.000-30.000,-. Menu makanan Garden Green, misalnya, hanya Rp.20.000,-. Sementara Tuna Salad Rp.22.750,-. Chicken Salad Rp.25.000,-. Excelso Sandwich Rp.28.500,- dan Beef &amp; Cheese Sandwich Rp.26.750,-. EMR nampaknya tak terlalu sulit mengimplementasi pilihan segmentasi ini karena punya akses bahan baku – terutama menu minuman – yang lebih baik dibanding resto asing.&lt;br /&gt;Sementara itu, bila diamati, pada jaringan Excelso memang tak ada jenis hiburan tertentu sebagaimana banak dikembangkan sejumlah pengelola kafe. Misalnya, musik hidup. Lalu, gerai juga tak lebih luas, hanya 90-120M2. Suasana yang diciptakan lebih fungsional. "Sengaja tak ada hiburan. Kafe kami pure untuk pertemuan orang, pertemuan bisnis," lanjut Pranoto. Menurutnya, sedari awal pihaknya ingin mengedepankan keunggulan menu kopi ketimbang elemen penarik lain. Menu makanan pun sebagai bahan pendukung saja. "Andalan kami memang kopi," jelas Pranoto yang sebelumnya menjadi praktisi perbankan di Bangkok Bank.&lt;br /&gt;Hanya, meski didesain lebih fungsional, tak berarti Excelso tak mengembangkan sentuhan-sentuhan emosional dan personal. Sentuhan emosional antara lain dikembangkan melalui suasana klasik, seperti di Excelso Plaza Tunjungan 4, atau suasana modern, seperti di Mal Kelapa Gading 3. bisa juga dengan menciptakan suasana fungky dengan gaya lounge, seperti di Cilandak Town Square.&lt;br /&gt;Sentuhan personal juga diberikan saat menangani tamu. Di jaringan Excelso, tamu tak perlu antre di depan counter memesan menu. "Kami tak pakai sistem antre," katanya. Jadi, tamu tinggal memilih tempat duduk, selanjutnya akan didatangi pelayan Excelso yang siap mendaftar dan memenuhi pesanan. Tamu tan perlu beranjak dari tempat duduk. Tak heran, untuk itu karyawan (pramuniaga) per gerai di Excelso cukup tinggi 17-19 orang (dua shift).&lt;br /&gt;"Kami mengandalkan menu yang kami sediakan," Lanjut Pranoto tentang menu favoritnya: Frappio Cookies N'Cream serta Excelso Sampler. Menurutnya, pihaknya selalu mengeluarkan menu baru setiap tiga bulan, baik di segmen minuman atau makanan. Dalam hal ini, EMR mencoba melakukan inovasi-inovasi menu minuman berbasis kopi. Menu Avocado Coffee, misalnya, diklaim EMR sebagai yang pertama ada di bisnis kafe. Menu ini campuran dari alpukat dan biji kopi pilihan. Di Excelso, menu minuman kopi yang disediakan memang cukup lengkap, baik jenis, kpi pilihan yang ada di Indonesia – kolasi toraja, java Arabica, bali paradise, lampung dan premium robusta – maupun kopi luar negeri. Adapun minuman hangatnya, antara lain espresso, kapucino, coffee mocha, irish coffee, chocholacino, dan frappio.&lt;br /&gt;Di segmen makanan, jenis sandwich dan sampler saat ini jadi andalan Excelso. Sembari berpromosi Pranoto menjelaskan di banding resto asing, bahan baku Ecxelso lebih bagus tingkat kesegarannya karena jarak dengan sumber bahan bak ulebih dekat "Dalam waktu 24 jam sudah sampai di shop," katanya. Bila dilihat dari promosinya, Excelso bisa dikatakan tak terlalu agresif. "Kami growing and flowing by people", Pranoto menandaskan. EMR mengandalkan promosi mulut-ke-mulut dari pelanggan yang puas terhadap menu dan layanan Excelso. "Dari sini basis konsumen kami makin bertambah," katanya. Promosi TV? Sama sekali tak ada Jangankan di TV, promosi di radio dan media cetak juga tak ada EMR nampak sekali ingin lebih fokus membidik segmen sehingga lebih mengandalkan in store promotion. Misalnya, dengan membagi brosur di gerai. Rupanya yang ditekankan manajemen EMR justru upayanya meretensi pelanggan agar makin loyal. Ini antara lain dilakukan dengan menciptakan system membership, mengeluarkan Excelso Card. Sejumlah anggota aktif dikirimi kupon minum gratis ketika ulang tahun. Juga, memberikan merchandise seperti gantungan kunci, gantungan ponsel, atau gelas mug. Tak ketinggalan, mengeluarkan kupon yang akan diundi dengan hadiah ponsel dan tabungan. Tahun ini EMR menjalin kerja sama dengan Bank Danamon dan Samsung.&lt;br /&gt;Excelso yakin, citra premium tidak hanya diciptakan dengan melakukan brading media above the line. "Kami lebih yakin membentuk image dengan membuat desain coffee shop yang nyaman dan dari kualitas produk yang disajikan," Pranoto menegaskan. Juga, melalui petugas yang melayani pelanggan. Menurut dia, pihaknya cenderung merekrut lulusan akademi perhotelan. "Mereka andalan kami. Itulah yang selalu kami tanamkan untuk melayani pelanggan sebaik-baiknya karena pelangganlah yang menggaji, bukan perusahaan," katanya.&lt;br /&gt;Saat ini, menurut Pranoto, manajemen EMR cukup puas dengan kinerja kedai kopinya. Meski pada thaun-tahun awal sempat kesulitan mengedukasi pasar. "Kunjungan makin bagus dan konsumen bertambah. Sepertinya ini terkait dengan makin tingginya animo terhadap minuman kopi dan gaya hidup ngopi," katanya. Dari sis barand image, menurut survei internal EMR, di seputar Jawa Tengah dan Jawa Timur, merek Excelso amat dikenal. Hanya di Jakarta, meski sudah bagus, Excelso bersaing ketat dengan pemain asing yang juga kuat. Omzetnya, menurut sumber di EMR, kini Rp. 50 Miliar/tahun.&lt;br /&gt;Prestasi itu cukup bagus, mengingat kini persaingan di bisnis kedai kopi makin menggila. Puluhan kedai kopi asing datang dengan gelombang cepat melalui sistem waralaba, dari Coffee Bean &amp; Tea Leaf, Starbucks, Dome, Kafe Regal, dan sebagainya. Selain bermodal kuat, merek mereka juga lebih dulu dikenal di pasar internasional.&lt;br /&gt;Dalam pengamatan Rhenald, masuknya Grup Kapal Api di bisnis kafe dengan mengusung merek Excelso sebenarnya merupakan bagian dari strateginya untuk lebih dekat dengan konsumennya. "Ngopi kini bukan lagi sekedar untuk menghilangkan kantuk, tapi sebagai bagian gaya hidup, di mana kedai kopi menjadi tempat konco yang amat diminati," ujarnya. Gaya hidup ini sesuai dengan karakter orang Indonesia yang suka berkumpul. Kedai kopi telah menjadi identitas tersendiri bagi kalangan tertentu, baik remaja maupun orang tua. Sebab itu, langkah penetrasi Excelso cukup tepat. Menurut Rhenald, Grup Kapal Api setidaknya telah menyelesaikan tugas pertamanya dengan mencegah dominasi kopi asing di Indonesia. "Setidaknya, menjadi tuan rumah di negaranya sendiri melalui merek Kapal Api".&lt;br /&gt;Yang terpenting, lanjut Rhenald, Excelso harus terus menambah gerai. Alasannya, merek ini mulai dikenal masyarakat. Lebih mudah bagi mereka melakukan penetrasi di kala awareness brand-nya berada di atas. "Tidak boleh kehilangan momentum." Katanya. Apalagi, sebagai pemain lokal, Excelso punya keunggulan yang tak dimiliki kedai asing, yakni lebih memahami karakter dan selera konsumen Indonesia. &lt;br /&gt;(Diambil dari Majalah SWA edisi 42/ 17 Agustus 2004 / hlm. 54-56)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://tokomevy.com/catalog/index.php?ref=natalia_handoko@yahoo.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5996699384978421553-6771725526832408774?l=bisnisentrepreneur.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/feeds/6771725526832408774/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5996699384978421553&amp;postID=6771725526832408774' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/6771725526832408774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/6771725526832408774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/2008/10/kisah-sukses-bisnis-offline-excelso.html' title='Kisah sukses bisnis offline - Excelso Menantang Kedai Kopi Asing'/><author><name>Lapislegitku</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5996699384978421553.post-16999957655300291</id><published>2008-10-06T00:14:00.000-07:00</published><updated>2008-10-06T00:15:18.683-07:00</updated><title type='text'>Enron Memberi tenaga ke dalam dunia energi</title><content type='html'>SOURCE: kisahsuksesbisnis&lt;br /&gt;Enron merupakan kekuatan baru dalam industri energi. Hingga baru-baru ini, perusahaan listrik Amerika serikat menikmati lingkungan yang sangat dipenuhi oleh aturan dan stabil. Enron, yang berpusat di Houston, seperti perusahaan lain yang mengoperasikan saluran pipa antarnegara bagian, dipaksa untuk mengikuti peraturan pemerintah yang kompleks dalam pembelian dan penjualan gas alam. Walau peraturan menyederhanakan proses perencanaan perusahaan dalam banyak cara, hal tersebut juga membuat Enron tidak dapt menesuakan harganya, tanpa memandang penawaran dan permintaan yang sebenarnya.&lt;br /&gt;Ketidakfleksibelan itu menjadi beban ketika di pertengahan tahun 1980, harga minyak jatuh sehingga menjadi lebih rendah dari harga gas. Banyak perusahaan pemakai bahan bakar melihat suatu kesempatan untuk menurunkan biaya mereka dengan mengganti bahan bakar untuk pabrik pembangkit tenaga mereka dari gas ke minyak, yang tentu saja menciptakan dua macam masalah bagi perusahaan saluran pipa. Pertama, Enron teikat dengan kontrak bertahun-tahun yang memaksanya untuk membeli gas dari produsen gas dngan harga tertentu. Kedua, perusahaan tidak dapt menyimpang dari peraturan harga federal, sehingga ia tidak dapat menurunkan harga untuk mempertahankan konsum pemakainya.&lt;br /&gt;CEO Kenneth Lay dengan segera menyadari bahwa industri ini sedang menuju kesulitan. Dia berusaha, walau tanpa hasil, membujuk pembuat aturan di pemerintahan untuk mengubah peraturan mereka. Pada akirnya, untuk menghindari kehancuran keuangan&lt; Enron dan banyak perusahaan saluran pipa lainnya mengabaikan kontrak pembelian mereka, yang mengarah pada perang hukum selama bertahun-tahun. Sementara itu, pembuat aturan pada akhirnya mengubah peraturan. Sekarang perusahaan saluran pipa bebas untuk membeli dan menjual pasokan gas di pasar.&lt;br /&gt;Di dalam deregulasi, manajer Enron melihat kesempatan ebsar sementara kompetitor melihat adnaya situasi yang berbahaya dan belum dipetakan. Hingga saat itu, tidak ada seorang pun yang mempunyai pikiran untuk memperjualbelikan gas dan listrik sperti layaknya komoditas lain, misalnya, daging babi. Akan tetapi Lay dan timnya tahu bahwa perusahan pemakai merasa terganggu dengan fluktuasi harga gas yang tidak biasa. Sehingga mereka menyamakan penawaran mereka hingg manyeimbangkan setiap persyarakatn spesifik perusahan pemakai untuk pasokan dan harga gas. Apakah merusahaan memakai tertarik dengan harga yang tetap selama suatu periode tertentu atau memerlukan pasokan gas yang tideak dapat diganggu selama eriode puncak, Enron siap untuk membantu – dengan ongkos tertentu.&lt;br /&gt;Deregulasi gas hanya merupakan suatu permulaan. Dalam waktu beberapa tahun industri tenaga listrik Amerika Serikat juga mengalami deregulasi. Sekali lagi manajemen Enron melihat potensi untuk aktivitas baru yang menguntungkan. Berdasarkan pengalaman dalam memperjualbelikan gas alam, Enron mampu mengakali kompetitornya dengan membaut tawaran yang sangat canggih untuk memperjualbelikan tenaga listrik untuk jaringan pemasok dan kosumen. Posisi terdepan ini sendiri, mengizinkan perusahaan untuk memulai dan tetap memeprdagangkan pasokan tenaga dan volume 25 persen lebih tinggi dari kompetitornya.&lt;br /&gt;Ketika perubahan peraturan mulai menyebar ke negara lain, Enron juga mulai untuk memperluas jangkauannya. Dari satu negara ke negara lainnya, Enron menjadi perusahaan perdagnagan energi terbesar di Eropa, yang menyebabkan manajemen mampu untuk memonitor persoaan-persoalan yang mempengarui harga energi di masa mendatang degnan sangat dekat, seperti pola cuaca regional. Perusahaan juga memasuki pasar India dengan membangun suatu pabrik pembangkit tenaga raksasa di Dabhol, di sebelah selatan Bombay. Manajer Enron menjadi sangat ahli sehingga dalam mengarahkan struktur hukum di India sehingga kontrak yang mereka rundingkan mengarahkan negara tersebut untuk emngubah hukumnya mengenai arbitrasi bisnis, pengendalian mata uang, dan asuransi.&lt;br /&gt;Suatu dari usaha terbaru Enron adalah memperjualbelikan bandwidth berlebih di jaringan fiber optic yang menyambungkan hubungan internet. Perusahaan telekomunikasi secara tradisional hanya menawarkan kontrak jangka panjang dengan tarif tetap untuk hubungan jaringan semacam itu – jenis tawaran yang pada suatu waktu sudah terlalu biasa di dalam industri energi. Merasakan adanya kesempatan, Enron mengakuisisi perusahaan perangkat lunak khusus untuk membantu mengembangkan suatu sistem untuk mengubah kelebihan bandwith hanya dengan waktu tunggu selama lima belas menit. Perusahaan kemudian bekerja sama dengan Sun Microsystems untuk menciptakan jaringan distribusi raksasa untuk bandwidth fiber-optic. Sekarang Enron memperjualbelikan bandwidth, energi, produk pulp dan kertas, batubara, dan plastik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://tokomevy.com/catalog/index.php?ref=natalia_handoko@yahoo.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5996699384978421553-16999957655300291?l=bisnisentrepreneur.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/feeds/16999957655300291/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5996699384978421553&amp;postID=16999957655300291' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/16999957655300291'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/16999957655300291'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/2008/10/enron-memberi-tenaga-ke-dalam-dunia.html' title='Enron Memberi tenaga ke dalam dunia energi'/><author><name>Lapislegitku</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5996699384978421553.post-8834761646147363788</id><published>2008-10-03T20:19:00.000-07:00</published><updated>2008-10-03T20:22:58.706-07:00</updated><title type='text'>Putera Sampoerna - Pengusaha</title><content type='html'>SOURCE://elqorni.wordpress.com&lt;br /&gt;Ditulis oleh Ahmad Kurnia &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putera Sampoerna (lahir di Schidam, Belanda pada 13 Oktober 1947) adalah seorang pengusaha Indonesia yang dikenal sebagai presiden ketiga perusahaan rokok PT. HM Sampoerna. Putera adalah generasi ketiga dari keluarga Sampoerna di Indonesia. Dia adalah putra dari Aga Sampoerna dan cucu dari Liem Seeng Tee, pendiri perusahaan Sampoerna.&lt;br /&gt;Awal kehidupan&lt;br /&gt;Putera memperoleh pendidikan internasional pertama di Diocesan Boys School, Hong Kong, dan kemudian di Carey Grammar High School, Melbourne. Dia kemudian melanjutkan pendidikan tinggi di University of Houston, Texas, AS.&lt;br /&gt;Lulus dari perguruan tinggi, Putera tidak langsung melibatkan diri dalam bisnis keluarga. Bersama istrinya, Katie, warga Amerika Serikat keturunan Tionghoa, Putera tinggal di Singapura dan menjalankan perusahaan yang mengelola perkebunan kelapa sawit milik pengusaha Malaysia. Baru pada 1980, Putera kembali ke Surabaya untuk bergabung dalam operasional PT. Sampoerna.&lt;br /&gt;Pria yang menggemari angka sembilan itu mulai menjadi figur penting dalam perusahaan setelah menerima tampuk pimpinan tertinggi sebagai chief executive officer dari ayahnya, Aga Sampoerna, pada 1986. Setelah Aga meninggal pada 1994, Putera semakin aktif menggenjot kinerja perusahaan dengan merekrut profesional mancanegara untuk turut mengembangkan kerajaan bisnisnya.&lt;br /&gt;Putera dikenal luas sebagai nakhoda perusahaan yang tidak hanya lihai dalam melakukan inovasi produk inti perusahaannya, yakni rokok, namun juga jeli melihat peluang bisnis di segmen usaha lain. Di bisnis sigaret, nama Putera tidak bisa dihapus berkembangnya segmen pasar baru, yakni rokok rendah tar dan nikotin. HM Sampoerna adalah pelopor produk mild di tanah air dengan produknya, A Mild.&lt;br /&gt;Pada masa kepemimpinananya, PT. Sampoerna juga memperluas bisnisnya ke dalam bidang supermarket dengan mengakuisi Alfa dan mendirikan Bank Sampoerna pada akhir 1980-an, meski bisnis perbankan ini akhirnya gagal.&lt;br /&gt;Pada tahun 2000, Putera akhirnya mengalihkan kepemimpinan perusahaan kepada anaknya, Michael.&lt;br /&gt;Pada awal 2006, dikabarkan bahwa Putera, yang dikenal menggemari judi, telah menjadi pemilik perusahaan judi raksasa yang bermarkas di Gibraltar, Mansion. Pada saat yang sama, Mansion dilaporkan akan menggantikan Vodafone sebagai sponsor klub sepak bola Manchester United selama empat tahun dalam kontrak senilai 60 juta poundsterling, namun kontrak tersebut kemudian dibatalkan. Kemudian beralih menjadi sponsor klub sepakbola Liga Inggris lainnya Totenham Hotspur sejak musim 2006-2007. Selain itu, Putera Sampoerna juga membeli kasino Les Ambassadeurs di London dengan harga 120 juta poundsterling. Wow…..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://tokomevy.com/catalog/index.php?ref=natalia_handoko@yahoo.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5996699384978421553-8834761646147363788?l=bisnisentrepreneur.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/feeds/8834761646147363788/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5996699384978421553&amp;postID=8834761646147363788' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/8834761646147363788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/8834761646147363788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/2008/10/putera-sampoerna-pengusaha.html' title='Putera Sampoerna - Pengusaha'/><author><name>Lapislegitku</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5996699384978421553.post-8438184424833570667</id><published>2008-10-02T00:01:00.000-07:00</published><updated>2008-10-02T00:03:26.792-07:00</updated><title type='text'>Cara ACER Merajai Pasar Laptop</title><content type='html'>SOURCE:penxpower.wordpress.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acer merupakan produsen laptop yang merajai pasar selama 3 tahun berturut-turut dari 2005 sampai 2007. Di balik kesuksesannya tentulah ACER mempunyai strategi bisnis tertentu.&lt;br /&gt;Acer melakukan upaya pemasaran dengan intensif. Di antaranya, promo-promo seperti “Tabrak Rejeki” dan “Gila-Gilaan” digelar pada tahun 2006. Acer memberikan hadiah uang tunai 10 juta dan grand prize Toyota Camry untuk setiap pembelian produk Acer. Selain itu, mereka juga bekerja sama dengan Allianz untuk program asuransi yang bernama All Risk Protection Program.&lt;br /&gt;Acer juga memasarkan produknya dengan iklan. Pilihan utama Acer adalah media cetak dan media luar ruang karena iklan TV dinilai kurang cocok bagi produknya. Acer mengerjakan materi promosi tersebut di Indonesia karena Acer percaya bahwa orang-orang local jauh lebih mengenal karakteristik pasar di negaranya.&lt;br /&gt;Faktor lain melejitnya Acer adalah konsep bisnis Channel Business Model yang membuat Acer sangat mendukung pemasoknya. Acer juga focus pada supply channel management serta riset dan pengembangan.&lt;br /&gt;Acer merespons dengan cepat saat intel meluncurkan produk baru dengan meluncurkan produk baru juga, karenanya Acer disebut refresh technology. Acer juga bisa membuat perkiraan produksi barang yang akan dilempar ke pasar berdasarkan pengalaman yang dimiliki. Biasanya saaat Acer meluncurkan produk baru, produk lama sudah habis diserap pasar. Selain itu, Acer juga memperhatikan desain selain unsur teknologi.&lt;br /&gt;Cara Acer untuk mengetahui kebutuhan dan keingingan konsumen adalah dengan cara riset. Mereka bahkan memasang slogan “Acer Understands” yang maksudnya Acer mengerti kebutuhan dan keinginan konsumen. Kunci sukses Acer yang lain adalah kecepatan dalam mengadopsi teknologi terkini yang bisa menancapkan image bahwa Acer adalah pionir dalam hal teknologi. Selain itu, Acer juga sangat gencar melakukan program komunikasi baik Above The Line (ATL) maupun Below The Line (BTL). Acer juga punya program yang lebih terarah dalam membelanjakan bujetnya. Dari segi harga Acer memberikan harga yang affordable bagi konsumen. Tidak murah, tetapi nilai yang didapat konsumen sangat tinggi jika dibandingkan dengan spesifikasi yang ditawarkan. Selain itu, jika harga yang ditawarkan terlalu murah, citranya akan cenderung rendah. Acer mengincar seluruh segmen dengan rentang harga yang luas dari Rp 5 jutaan hingga Rp 20 jutaan.&lt;br /&gt;Kunci lainnya adalah kemampuan Acer dalam mengembangkan jaringan. Channel pemasaran terus ditambah. Namun, distribusi dan penjualan produk diserahkan sepenuhnya dilakukan oleh mitra bisnisnya agar tidak terjadi conflict of interest. Acer berusaha menjaga hubungan harmonis dengan channel-channelnya karena trade memgang peranan yang sangat penting. Channel dididik sangat radikal dengan imbalan yang cukup lumayan. Belum ada produsen lain yang program komunikasinya setajam Acer.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://tokomevy.com/catalog/index.php?ref=natalia_handoko@yahoo.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5996699384978421553-8438184424833570667?l=bisnisentrepreneur.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/feeds/8438184424833570667/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5996699384978421553&amp;postID=8438184424833570667' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/8438184424833570667'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/8438184424833570667'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/2008/10/cara-acer-merajai-pasar-laptop.html' title='Cara ACER Merajai Pasar Laptop'/><author><name>Lapislegitku</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5996699384978421553.post-5396064887593070069</id><published>2008-09-29T20:33:00.000-07:00</published><updated>2008-09-29T20:35:29.696-07:00</updated><title type='text'>A Journey of an Ordinary Man  Ciputra</title><content type='html'>http://setiawanbudi.blogspot.com&lt;br /&gt;Berbicara mengenai Ciputra, hal yang langsung terbayang adalah bagian dari deretan konglomerat yang turut bertanggungjawab akan krisis yang dialami oleh bangsa kita dalam satu dasawarsa ke belakang. Harus diakui bahwa krisis ekonomi yang dialami oleh bangsa kita secara simple diakibatkan oleh akumulasi utang serampangan yang ditumpuk oleh barisan konglomerat keturunan China yang terbiasa berkongkalingkong dengan penguasa Orba dalam bentuk dollar USA sebagian besarnya. Akumulasi utang ini pada akhirnya pecah ketika nolai tukar rupiah terhadap dollar terus melemah, dari mulai USD 1 bernilai Rp 2000,- hingga sempat menyentuh angka Rp 15000,-.Ciputra adalah salah seorang yang terlibat di dalam akumulasi utang itu.&lt;br /&gt;Paling tidak itulah bayangan saya terhadap sosok Ciputra tempo hari. Tetapi, perjalanan hidup kemudian membawa saya memasuki realitas kehidupan yang sebelumnya hanya bisa saya pandangi atau lihat dari luar. Bukan berarti saya lantas menjadi sosok yang notabene langsung mendukung pandangan kapitalisme sejati yang hanya mau memikirkan keuntungan material semata. Akan tetapi, jika dulu saya berpandangan skeptis terhadap utang yang dilakukan oleh pengusaha kita untuk menjalankan usahanya, saat ini saya lebih mampu lagi untuk melihat bahwa sampai batasan yang wajar utang seringkali diperlukan untuk mengembangkan suatu usaha. Bahkan, Amerika yang notabene saat ini adalah kekuatan ekonomi terbesar di dunia sebetulnya dibangun oleh utang swasta. Total jendral, utang bersih di AS sendiri pada tahun 2002 mencapai sekitar USD 2,4 triliun atau setara dengan 23% dari GDPnya. &lt;br /&gt;Well, tulisan ini bukan membahas soal utang, paling tidak belum saatnya. AS saat ini memang sedang mencoba untuk berselancar di ombak yang sangat deras, bila ia sukses memanfaatkan ombak itu maka ia akan melaju semakin kencang akan tetapi bila ia terjatuh maka ia akan terjatuh dengan keras. Bangsa kita telah merasakan betapa sakitnya terjatuh dari sebuah perselancaran arus kapitalisme yang deras. Dan Ciputra termasuk salah seorang sosok yang turut menjadi pesakitan di masa itu.&lt;br /&gt;Lantas, mengapa Ciputra menjadi tema bahasan pada tulisan kali ini. Pertama, karena Ciputra termasuk bagian dari segelintir pengusaha yang tidak mau lari begitu saja ketika ombak yang deras menghancurkan perahu bernama Indonesia di tahun 1997. Ia memiliki integritas untuk berusaha merestrukturisasi utang-utangnya hingga tuntas, dan bukan malah enak-enakan melenggang pelesir ke luar negeri dan hanya menjadi penonton di tengah gelombang penderitaan bangsa. Kedua, karena ia bukan hanya tidak melarikan diri, akan tetapi akhirnya ia sukses melakukan turnaround dan akhirnya malah bisa berekspansi hingga ke luar negeri. Ketiga, kalaupun pada akhirnya Ciputra termasuk pihak yang turut bersalah dalam krisis ekonomi yang dialami oleh bangsa, pada akhirnya tetap ada banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari sosoknya. Melihat betapa gigih perjuangannya yang dimulai dari usia 12 tahun saat Ia merantau jauh dari Sulawesi ke Jawa, betapa beraninya ia saat ia menikahi istrinya ketika masih kuliah dan berumur 23 tahun, keputusannya untuk berwirausaha sejak kuliah dengan mendirikan sebuah biro konsultan, yang kemudian bertransformasi menjadi developer saat ia 31 tahun, keberhasilannya mengembangkan proyek-proyek raksasa seperti Pasar Senen, Taman Impian Jaya Ancol, Pondok Indah, Puri Indah, Wisma WTC, dan lain-lain hingga ia berhasil mengembangkan usahanya hingga ke Vietnam dan India. &lt;br /&gt;Cerita ini akan menjadi sangat panjang lebar apabila sosoknya hendak dikupas habis. Akan tetapi, untuk para pengusaha dan calon pengusaha yang hendak mengikuti jejak langkahnya, cukuplah untuk saat ini meresapi prinsip yang Ciputra punya dalam berbisnis, sebagaimana yang ia share dalam bukunya The Ciputra’s Way. Adapun prinsip yang berjumlah 12 itu ialah sebagai berikut.&lt;br /&gt;1. Mulailah dari apa yang ada pada diri kita, mulailah dari apa yang bisa kita lakukan. Coba sadari pengetahuan apa yang kita miliki, atau keahlian apa yang sesungguhnya bisa dijadikan pijakan awalan, dan adakah kawan-kawan yang bisa diajak ikut berbisnis. Mulailah dari langkah-langkah kecil, sambil merajut visi dan mimpi besar berikutnya.&lt;br /&gt;2. Carilah mitra bisnis yang melengkapi keunggulan Anda. Pola kemitraan akan memperkecil resiko masing-masing pihak dan memperbesar kemungkinan berhasilnya, karena dapat mempermudah dan mempercepat proses bisnis itu sendiri.&lt;br /&gt;3. Mencari mitra bisnis seperti mencari istri. Tak perlu tergesa-gesa, namun gunakan semua jalur yang mungkin untuk memperoleh informasi yang seluas-luasnya. Jika masih ragu, bersabarlah, jika ada yang perlu, rendah hatilah. Tetaplah memperjelas kriteria dari mitra bisnis yang dimaksud.&lt;br /&gt;4. Yakinkanlah mitra bisnis Anda dengan memberikan manfaat nyata, bukan janji-janji. Dan selalulah menjaga komitmen untuk memberikan manfaat bagi kedua belah pihak agar reputasi terjaga dan hubungan bisa langgeng.&lt;br /&gt;5. Cermatlah membaca pasar. Jadilah yang terdepan dalam mengantisipasi siklus. Masukilah pasar yang belum matang.&lt;br /&gt;6. Ketepatan mengatakan NO sama pentingnya dengan ketepatan mengatakan YES. Jangan takut menunda menggarap sebuah bisnis baru jika Anda yakin keputusan itu mendatangkan hasil lebih baik di masa mendatang.&lt;br /&gt;7. Ada kalanya seorang enterpreneur harus menggunakan intuisinya dalam mengambil keputusan. Intuisi dapat dilatih dan dipelajari berdasarkan pengalaman. Semakin sering seorang enterpreneur dihadapkan pada keharusan mengambil keputusan pada saat yang sulit, semakin tajam intuisinya.&lt;br /&gt;8. Seorang enterpreneur juga adalah pemasar yang tangguh. Ia tak kenal lelah menciptakan dan meyakinkan sebanyak mungkin orang pada saat kapanpun tentang betapa bernilainya bisnis baru yang Ia garap.&lt;br /&gt;9. Seorang enterpreneur yang sukses, membangun dan bekerja lewat organisasinya. Dalam tahap apapun bisnis Anda, usahakan membangun organisasi.&lt;br /&gt;10. Jangan memikirkan kemungkinan gagal. Pusatkan perhatian pada upaya mencapai hasil terbaik. Dan bila belum juga berhasil, upayakan lagi sampai berhasil.&lt;br /&gt;Pada akhirnya tulisan ini tidak akan membahas hitam putih soal Ciputra. Akan tetapi, untuk para pengusaha dan calon pengusaha tetaplah yakin bahwa selalu ada jalan untuk menjadi SUKSES karena SUKSES adalah hak kita. Dan karena keniscayaan itu, yang kemudian harus tetap jadi concern kita adalah untuk apa kita SUKSES, untuk diri sendirikah atau untuk sebuah kontribusi pada komunitas yang mampu membawa kita SUKSES dunia akhirat...&lt;br /&gt;Posted by Budi Setiawan at 7:04 PM&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://tokomevy.com/catalog/index.php?ref=natalia_handoko@yahoo.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5996699384978421553-5396064887593070069?l=bisnisentrepreneur.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/feeds/5396064887593070069/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5996699384978421553&amp;postID=5396064887593070069' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/5396064887593070069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/5396064887593070069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/2008/09/journey-of-ordinary-man-ciputra.html' title='A Journey of an Ordinary Man  Ciputra'/><author><name>Lapislegitku</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5996699384978421553.post-6902228411972765996</id><published>2008-09-26T20:58:00.000-07:00</published><updated>2008-09-26T21:00:37.131-07:00</updated><title type='text'>Joger, Sukses Berakrobat Dalam Pemasaran</title><content type='html'>SOURCE://www2.kompas.com&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Oleh banyak kalangan, Mr Joger dikenal karena strategi pemasarannya yang paradoksal. Ia menciptakan produk bagus, tetapi justru menyatakan bahwa produknya jelek. Ia menjual produk, tetapi sekaligus melarang orang membeli produknya melebihi batas yang ia tentukan. Ia ingin pasarnya luas, tapi justru mengurangi 3 gerainya menjadi hanya 1 saja. Tetapi jangan salah, justru pendulum-pendulum yang berayun dari kiri ke kanan secara konsisten itulah yang meroketkan namanya.&lt;br /&gt;Waktu menunjukkan pukul 09.00 WITA ketika MARKETING meninggalkan penginapan di kawasan Tuka menuju Jalan Raya Kuta, satu-satunya outlet cenderamata khas Bali “Joger” pimpinan Mr Joger. Perjalanan sekitar 45 menit. Biasanya, pabrik kata-kata itu selalu buka pukul 10.00 WIJo (Waktu Indonesia bagian Joger). Namun, berdasarkan pengalaman pula, pintu outlet itu jarang buka tepat waktu. Bisa kurang, sering pula lebih.&lt;br /&gt;Dan benar. Pagi itu, sebuah papan pengumuman menandakan bahwa kesabaran menunggu kembali diuji. Papan kecil itu bertuliskan, “Menurut kesepakatan kami, hari ini pukul 10.00 adalah pukul 10.50.” Sorenya, pukul 18.00 yang menandakan waktu tutup pun akan dikenakan perlakuan yang sama.&lt;br /&gt;Itulah gaya Joger yang sangat terkenal berkat permainan kata-katanya. Karena identitas ini pula, orang tidak akan bersungut-sungut ketika menjumpai pintu outlet masih terkunci rapat pada waktu “seharusnya” ia buka. Justru sebaliknya, geli menertawakan diri sendiri karena merasa “dikibuli”.&lt;br /&gt;Mengapa begitu? Karena Joger adalah bisnis kreativitas. Dalam bisnis seperti ini, diferensiasi dan inovasi adalah keniscayaan. Selalu tampil unik, dan demikian selalu diingat orang. Keunikan ini pulalah yang mengikat loyalitas konsumen pada produk-produknya. Maka tak heran, setiap pergi ke Bali, selalu saja ada orang yang titip untuk dibelikan produk Joger, entah kaus, gantungan kunci, mug, dan masih banyak lagi. Ini wajar, mengingat setiap hari Joger menelurkan minimal satu desain. Jadi, setiap hari selalu ada yang baru. Misalnya, angka “151204” menunjukkan tanggal suatu produk dihasilkan.&lt;br /&gt;Bukan hanya pada produknya saja Joger unik. Pada keseluruhan strategi yang dicetuskannya, Joger boleh dibilang melepaskan diri dari pakem pemasaran pada umumnya. Beberapa contoh bisa disebutkan. Pertama, sejak 1987, dua outlet “Toko Seni dan Batik Joger” di Denpasar ditutup, padahal keduanya untung. Beberapa “cabang”, yang dikelola kolega-kolega bisnisnya di berbagai kota pun ditarik. “…75% potential buyers kami adalah orang-orang Jakarta. Bayangkan saja bagaimana sibuknya kami kalau mau buka cabang di Jakarta yang penuh orang kaya itu? Dan yang lebih runyam lagi, kalau kami benar-benar buka cabang di Jakarta, tentunya orang-orang Jakarta yang biasanya ke Bali untuk mencari Joger tidak akan merasa perlu lagi buang waktu dan energi jauh-jauh ke Bali. Ini tentu akan mengurangi masuknya ‘devisa’ untuk Bali, hehehe…,” tulis Mr Joger dalam koran Joger Post Desa yang diterbitkannya secara sesuka hati. Ya, sesuka hati, karena sejak edisi pertama yang diluncurkan 10 Juni 1998 itu, edisi keduanya baru keluar 10 Oktober 1999.&lt;br /&gt;Sejak 1986, satu-satunya outlet yang dikelolanya hanyalah yang terletak di Jalan Raya Kuta dengan nama “Joger Handicraft Centre”. “Agar saya fokus pada bisnis ini,” ujar pemilik nama asli Joseph Theodorus Wuliandi ini. Dan sejak 1990 ia getol memperkenalkan nama baru “Pabrik Kata-Kata Joger”.&lt;br /&gt;Kedua, sejalan dengan strategi itu, promosi yang digaungkannya pun justru bernuansa dispromosi, yakni justru tidak menonjolkan keunggulannya. Lihat tagline-nya “Bali Bagus. Joger Jelek”. Anehnya, justru keberaniannya menjelek-jelekkan diri inilah yang menjadikan Joger sangat terkenal, sebab orang yakin bahwa produk yang dihasilkannya tidak jelek.&lt;br /&gt;Ketiga, keunikan dalam strategi penjualan. Umumnya pedagang akan berusaha mengejar omzet atau nilai penjualan yang tinggi untuk mencapai keuntungan. Namun, tidak bagi Joger. Prinsip yang dianutnya bukan profit oriented, tapi happines oriented. Sampai dengan Desember tahun lalu, Joger mengenakan pembatasan pembelian item kepada setiap konsumennya tanpa kecuali. Maksimal 10 potong setiap transaksi. Sedangkan sejak Januari tahun ini, jumlah maksimal itu dinaikkan sedikit menjadi 12 piece. Strategi ini sangat berkaitan erat dengan filosofi dasar yang diimaninya, “Lebih baik sedikit tapi cukup daripada banyak tapi kurang,” katanya seraya menambahkan, “Saya berharap orang beli kepuasan, kebahagiaan, bukan beli barang.” &lt;br /&gt;Meski begitu, kepada MARKETING, Mr. Joger tidak mengelak untuk menjawab berapa keuntungan yang diperolehnya dari berjualan sekitar 10.000 item produk berbagai bentuk itu. Harga jual yang ditetapkannya berkisar 1,5 kali biaya produksi. Dari hasil akhir penghitungan itu, Mr Joger mengambil keuntungan 5,8%. “Saya tidak mau mengejar omzet. Saya mau mengontrol omzet,” cetusnya tanpa memerinci dari mana angka 5,8% itu diperoleh. Ia hanya menyebut istilah rentabilitet, perkalian tetap. (AA Kunto A, Majalah Marketing).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://tokomevy.com/catalog/index.php?ref=natalia_handoko@yahoo.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5996699384978421553-6902228411972765996?l=bisnisentrepreneur.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/feeds/6902228411972765996/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5996699384978421553&amp;postID=6902228411972765996' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/6902228411972765996'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/6902228411972765996'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/2008/09/joger-sukses-berakrobat-dalam-pemasaran.html' title='Joger, Sukses Berakrobat Dalam Pemasaran'/><author><name>Lapislegitku</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5996699384978421553.post-6702507371916118760</id><published>2008-09-24T23:20:00.000-07:00</published><updated>2008-09-24T23:40:44.080-07:00</updated><title type='text'>Putera Sampoerna - Pengusaha</title><content type='html'>SOURCE: http://elqorni.wordpress.com/2008/07/16/putera-sampoerna-pengusaha/&lt;br /&gt;Ditulis oleh Ahmad Kurnia &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putera Sampoerna (lahir di Schidam, Belanda pada 13 Oktober 1947) adalah seorang pengusaha Indonesia yang dikenal sebagai presiden ketiga perusahaan rokok PT. HM Sampoerna. Putera adalah generasi ketiga dari keluarga Sampoerna di Indonesia. Dia adalah putra dari Aga Sampoerna dan cucu dari Liem Seeng Tee, pendiri perusahaan Sampoerna.&lt;br /&gt;Awal kehidupan&lt;br /&gt;Putera memperoleh pendidikan internasional pertama di Diocesan Boys School, Hong Kong, dan kemudian di Carey Grammar High School, Melbourne. Dia kemudian melanjutkan pendidikan tinggi di University of Houston, Texas, AS.&lt;br /&gt;Lulus dari perguruan tinggi, Putera tidak langsung melibatkan diri dalam bisnis keluarga. Bersama istrinya, Katie, warga Amerika Serikat keturunan Tionghoa, Putera tinggal di Singapura dan menjalankan perusahaan yang mengelola perkebunan kelapa sawit milik pengusaha Malaysia. Baru pada 1980, Putera kembali ke Surabaya untuk bergabung dalam operasional PT. Sampoerna.&lt;br /&gt;Pria yang menggemari angka sembilan itu mulai menjadi figur penting dalam perusahaan setelah menerima tampuk pimpinan tertinggi sebagai chief executive officer dari ayahnya, Aga Sampoerna, pada 1986. Setelah Aga meninggal pada 1994, Putera semakin aktif menggenjot kinerja perusahaan dengan merekrut profesional mancanegara untuk turut mengembangkan kerajaan bisnisnya.&lt;br /&gt;Putera dikenal luas sebagai nakhoda perusahaan yang tidak hanya lihai dalam melakukan inovasi produk inti perusahaannya, yakni rokok, namun juga jeli melihat peluang bisnis di segmen usaha lain. Di bisnis sigaret, nama Putera tidak bisa dihapus berkembangnya segmen pasar baru, yakni rokok rendah tar dan nikotin. HM Sampoerna adalah pelopor produk mild di tanah air dengan produknya, A Mild.&lt;br /&gt;Pada masa kepemimpinananya, PT. Sampoerna juga memperluas bisnisnya ke dalam bidang supermarket dengan mengakuisi Alfa dan mendirikan Bank Sampoerna pada akhir 1980-an, meski bisnis perbankan ini akhirnya gagal.&lt;br /&gt;Pada tahun 2000, Putera akhirnya mengalihkan kepemimpinan perusahaan kepada anaknya, Michael.&lt;br /&gt;Pada awal 2006, dikabarkan bahwa Putera, yang dikenal menggemari judi, telah menjadi pemilik perusahaan judi raksasa yang bermarkas di Gibraltar, Mansion. Pada saat yang sama, Mansion dilaporkan akan menggantikan Vodafone sebagai sponsor klub sepak bola Manchester United selama empat tahun dalam kontrak senilai 60 juta poundsterling, namun kontrak tersebut kemudian dibatalkan. Kemudian beralih menjadi sponsor klub sepakbola Liga Inggris lainnya Totenham Hotspur sejak musim 2006-2007. Selain itu, Putera Sampoerna juga membeli kasino Les Ambassadeurs di London dengan harga 120 juta poundsterling. Wow…..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://tokomevy.com/catalog/index.php?ref=natalia_handoko@yahoo.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5996699384978421553-6702507371916118760?l=bisnisentrepreneur.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/feeds/6702507371916118760/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5996699384978421553&amp;postID=6702507371916118760' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/6702507371916118760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/6702507371916118760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/2008/09/putera-sampoerna-pengusaha.html' title='Putera Sampoerna - Pengusaha'/><author><name>Lapislegitku</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5996699384978421553.post-5076451989978393252</id><published>2008-09-19T00:17:00.000-07:00</published><updated>2008-09-19T00:19:36.113-07:00</updated><title type='text'>Bisnis restorasi dan renovasi rumah tinggal</title><content type='html'>SOURCE: franchise-id&lt;br /&gt;Bagi kita yang tinggal di Indonesia, mendapatkan rumah yang mengalami kerusakan dan keluhan seperti atap yang bocor, tentu saja bukan hal yang menyenangkan, ayah sebagai kepala keluarga seringkali harus turun tangan menyelesaikan permasalahan tersebut walau harus kehilangan waktu berharga, dan dengan hasil yang kurang optimal, sedangkan untuk memanggil tukang yang berpengalaman, tidaklah mudah untuk ditemukan.&lt;br /&gt;Mengantisipasi kebutuhan dan permasalahan ini, dan mengingat demikian besarnya pertumbuhan kepemilikan rumah oleh keluarga baru yang prospektif, bukankah mendirikan usaha jasa maintenance dan perbaikan rumah dapat menjadi satu ide yang layak untuk dikembangkan di tanah air? karena hingga kini belum banyak, atau bahkan belum ada jasa sejenis yang melayani kebutuhan maintenance rumah tinggal dengan menyediakan ahli pertukangan yang siap membantu kapan saja diperlukan, mulai dari perbaikan ringan hingga renovasi lengkap. Di Amerika utara ada jasa sejenis yang ditawarkan dengan sistem franchise, bernama House Doctors, silakan pelajari sistem dan keuntungannya di: &lt;br /&gt;http://www.housedoctors.com/handyman_franchise_opportunity.aspx&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://tokomevy.com/catalog/index.php?ref=natalia_handoko@yahoo.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5996699384978421553-5076451989978393252?l=bisnisentrepreneur.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/feeds/5076451989978393252/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5996699384978421553&amp;postID=5076451989978393252' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/5076451989978393252'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/5076451989978393252'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/2008/09/bisnis-restorasi-dan-renovasi-rumah.html' title='Bisnis restorasi dan renovasi rumah tinggal'/><author><name>Lapislegitku</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5996699384978421553.post-3028685470252193865</id><published>2008-09-18T00:54:00.000-07:00</published><updated>2008-09-18T01:08:05.384-07:00</updated><title type='text'>Rick Butts - The “Brad Pitt” of Internet Marketing?</title><content type='html'>SOURCE: thesmallbusinessguru.com&lt;br /&gt;BY:Rick Butts &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Friday Night I watched Rick Butts’ Internet Marketing After Party. I laughed so hard! My daughter walked into my office and saw me cracking up hysterically, and had no idea what I was laughing at because I was listening with my earphones on. She looked at me as if I had lost my mind.&lt;br /&gt;He was so funny that I listened to the whole show. Not only did I learn several things, but the “one man show” was very engaging. His funny man style sets him apart and disarms his audience by his humor and authenticity. Giving proof that among all the Internet Marketers out there he does a good job of differentiating himself especially with his delivery. There is truly only one Rick Butts.&lt;br /&gt;Today I still chuckled to myself as a thought of his ustream show crossed my mind. Then it hit me. Rick Butts bears an uncanny resemblance to a celebrity. Yeah, and I did some research and found a couple of pictures. You tell me if you don’t think Rick Butts is the “Brad Pitt” of Internet Marketing!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://tokomevy.com/catalog/index.php?ref=natalia_handoko@yahoo.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5996699384978421553-3028685470252193865?l=bisnisentrepreneur.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/feeds/3028685470252193865/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5996699384978421553&amp;postID=3028685470252193865' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/3028685470252193865'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/3028685470252193865'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/2008/09/rick-butts-brad-pitt-of-internet.html' title='Rick Butts - The “Brad Pitt” of Internet Marketing?'/><author><name>Lapislegitku</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5996699384978421553.post-4399194692644158104</id><published>2008-09-16T23:48:00.000-07:00</published><updated>2008-09-16T23:53:18.638-07:00</updated><title type='text'>How canny Paris turned into a global business brand</title><content type='html'>SOURCE://www.guardian.co.uk&lt;br /&gt;BY:Paul Harris in New York &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dismissed as a brainless bimbo, and the star of a sex tape that titillated around the world, Paris Hilton was more an international joke than an It girl. &lt;br /&gt;But now the professional party girl is enjoying the last laugh, emerging as one of the most powerful players in America's celebrity landscape. Hilton has created a huge, lucrative business empire which includes nightclubs, her own clothing brands, an energy drink and, of course, herself - last week she admitted charging up to $200,000 for a 20-minute appearance at parties. 'If it's in Japan, I get more,' she said. &lt;br /&gt;The rise and rise of a woman seemingly famous for being famous has stunned celebrity-watchers. 'Paris Hilton is A-list. She's a genuinely really big star,' said Professor Robert Thompson, a popular culture expert at Syracuse University. She's also a canny money-making machine. Her business interests stretch far beyond posing for paparazzi. She has her own perfume line and is planning brands of make-up and a men's cologne. She sells her own jewellery, clothing and handbag lines. As befitting an heiress with the Hilton name, she will soon launch a chain of hotels. &lt;br /&gt;She co-owns the Club Paris nightclub in Orlando, and is expected to roll out a chain of similarly branded nightspots in other cities, including Las Vegas and Miami. Hilton also has a record deal in the works, stars in the horror film House of Wax now showing in the US and is to shoot the fourth series of her reality-TV show The Simple Life . &lt;br /&gt;'She has become this amazing American story. She is a complete 21st-century celebrity, using all these new outlets,' said Thompson. Some are even comparing Hilton's burgeoning success with that of another master of self-promotion, Donald Trump. &lt;br /&gt;Perhaps it is no surprise then that Hilton has already written her autobiography - she is 24. Confessions of an Heiress is full of self-parodying advice to future wannabe stars. One section on how to be rich unhelpfully suggests: 'Be born into the right family. Choose your chromosomes wisely.' Another contains the instructions: 'Never, ever wake up before 10: never go to bed before three. Normal hours are for normal people. You never want to be normal.' Despite, or because of, such inane prose, the book has been a bestseller, at more than 100,000 copies. It is now on its 12th print run. &lt;br /&gt;This is all a long way from the release of the infamous sex tape last year which first catapulted Hilton into public consciousness. The homemade tape of her having sex with her then boyfriend, Rick Solomon, rapidly spread via the internet, then became one of the bestselling pornographic videos ever, inspiring acres of newsprint across the globe. Far from destroying Hilton, the film made her. She publicly condemned it and claimed to be a victim of a cruel ex-lover, but it also made her a lot of money with a cut of the royalties. &lt;br /&gt;'Bizarrely, that was her equivalent of a breakthrough role for a movie star. Everything else she has done was built on that sex tape,' said Thompson. &lt;br /&gt;Although derided as brainless, Hilton has shown a genius for creating celebrity. She has signed with top Hollywood agency Endeavor after being pursued by dozens of rival companies. Her publicist is famed Los Angeles PR man Rob Shuter, who handles celebrity entrepreneurs including Sean Combs, better known as P Diddy. &lt;br /&gt;To cap it all, the New York Times published a gushing profile and interview last week. The article was a long way from the tabloid fodder and gossip columns from where Hilton emerged. She told the paper: 'Now I'm trying to build an empire. I don't want to be known as this Hilton hotel girl my whole life. I want to make my own name.' &lt;br /&gt;Against all the odds, and many people's idea of good taste, it seems Paris Hilton is doing exactly that.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://tokomevy.com/catalog/index.php?ref=natalia_handoko@yahoo.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5996699384978421553-4399194692644158104?l=bisnisentrepreneur.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/feeds/4399194692644158104/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5996699384978421553&amp;postID=4399194692644158104' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/4399194692644158104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/4399194692644158104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/2008/09/how-canny-paris-turned-into-global.html' title='How canny Paris turned into a global business brand'/><author><name>Lapislegitku</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5996699384978421553.post-541862101229374042</id><published>2008-09-15T21:05:00.000-07:00</published><updated>2008-09-15T21:16:12.350-07:00</updated><title type='text'>Sepi 'Job', Tantowi Yahya Buka Restoran</title><content type='html'>SOURCE:kapanlagi.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapanlagi.com - Merasa sepi job sebagai MC, presenter kondang Tantowi Yahya melebarkan sayap bisnisnya merambah dunia kuliner dengan mendirikan gerai 'Wisata Makanan' di area Jakarta City Center (JaCC).&lt;br /&gt;"Ini adalah momentum kembalinya saya ke dunia bisnis, sebab sebelumnya saya juga sudah menjalankan sekolah public speaking yang juga berjalan sukses," katanya di Jakarta, Senin (2/7).&lt;br /&gt;Tantowi mengatakan di gerai 'Wisata Makanan' terdapat 42 pedagang makanan yang masing-masing menempati satu kedai dengan menyajikan makanan dan minuman khas daerah masing-masing.&lt;br /&gt;"Gerai kami menyajikan makanan dan minuman dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Papua, Palembang, Banjarmasin, Jawa Timur, dan Jawa Tengah ada di sini," kata pria kelahiran Palembang, 29 Oktober 1960 ini.&lt;br /&gt;Penyanyi kantri ini mengaku memilih dunia kuliner sebagai lahan bisnis baru karena melihat potensi bisnis di bidang kuliner sangat positif untuk dikembangkan.&lt;br /&gt;Ditambah lagi, kakak kandung Helmy Yahya ini juga memiliki latar belakang lulusan sebuah sekolah perhotelan ternama di Bandung, sehingga dunia pariwisata tidak asing lagi baginya.&lt;br /&gt;"Makanan adalah salah satu aset budaya bangsa, dan menjadi bagian dari tanggungjawab saya untuk melestarikan budaya nusantara khususnya kuliner," pungkas Tantowi. (*/boo)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://tokomevy.com/catalog/index.php?ref=natalia_handoko@yahoo.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5996699384978421553-541862101229374042?l=bisnisentrepreneur.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/feeds/541862101229374042/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5996699384978421553&amp;postID=541862101229374042' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/541862101229374042'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5996699384978421553/posts/default/541862101229374042'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisnisentrepreneur.blogspot.com/2008/09/sepi-job-tantowi-yahya-buka-restoran.html' title='Sepi &apos;Job&apos;, Tantowi Yahya Buka Restoran'/><author><name>Lapislegitku</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
